Disulap Jadi Mini Ranch, Begini Penampakan Lahan Bekas Tambang di Kukar

Sabtu, 12 Juni 2021 - 09:00 WIB
loading...
Disulap Jadi Mini Ranch,...
Mini Ranch Jayatama di Kukar. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Mengintegrasikan pemulihan lahan bekas tambang ternyata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu telah dilakukan oleh Yayasan Life After Mine (YLAM), dan berhasil mengembangkan program pengembangan lahan bekas tambang di kawasan Kutai Kartanegara (Kukar).

Lahan bekas tambang tersebut berhasil disulap menjadi kandang penggembalaan mini atau mini ranch yang diberi nama Jayatama. Fasilitas mini ranch Jayatama dikelola oleh PT Bramasta Sakti, dengan tujuan utama untuk menekan angka kematian pedet sehingga dapat meningkatkan populasi sapi yang berkualitas.

Hal ini pun dibuktikan dengan lahirnya 10 ekor pedet selama kurang dari tiga bulan fasilitas mini ranch Jayatama dibangun. Pembina Yayasan Life After Mine, Andrew Hidayat, yang turut hadir dalam kegiatan kunjungan kerja ini, memaparkan rencana program-program kemitraan untuk peternakan dan perkebunan. "Ini merupakan program kemitraan yang dilaksanakan bersama dengan kelompok peternak di sekitar kawasan Desa Jonggon, dimana para peternak sapi menitipkan ternaknya di fasilitas kami dan nantinya dapat menikmati hasilnya bersama," kata Andrew melalui keterangan resminya, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Siapa Saja Bisa Tajir dari 'Tambang Emas' yang Satu Ini

Menurut dia Bhramasta Sakti saat ini mengelola 2.400 hektare lahan, yang ditujukan untuk pembangunan ekosistem untuk fasilitas peternakan dan perkebunan yang terintegerasi. Di mana 200 hektare ditujukan untuk perternakan dan selebihnya sekitar 2.200 hektare ditujukan untuk budidaya jagung.
"Dengan sistem full mekanisasi, nantinya kebun jagung kami akan terintegrasi dan diharapkan dapat menunjang kebutuhan silase para kelompok ternak baik di mini ranch Jayatama ataupun di daerah sekitar kami," tambah Andrew Hidayat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MHU dan TNI Sinergi...
MHU dan TNI Sinergi Dorong Keberlanjutan Lahan Pascatambang
Reklamasi Paralel: Pulihkan...
Reklamasi Paralel: Pulihkan Ekosistem Hutan tanpa Tunggu Operasional Tambang Usai
Sri Mulyani Bertandang...
Sri Mulyani Bertandang ke Tambang Freeport, Urusan Apa?
Menyuburkan Kembali...
Menyuburkan Kembali Lahan Bekas Tambang dengan Pupuk
Pulihkan Lahan Bekas...
Pulihkan Lahan Bekas Tambang di Kalimantan, Kementerian LHK Gandeng PKT
Tambang Batubara Marangkayu...
Tambang Batubara Marangkayu Belum Masuk Tahap Produksi
Menengok Good Mining...
Menengok Good Mining Practice ala PT Vale di Blok Sorowako
Jokowi Tanam Pohon di...
Jokowi Tanam Pohon di Areal Bekas Galian Tambang di Sintang Kalimantan Barat
PKT dan KLHK Sinergi...
PKT dan KLHK Sinergi Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang di Bengkayang
Rekomendasi
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved