Pungli di Pelabuhan Terbongkar, Dirut Pelindo II Malah Bersyukur
Selasa, 15 Juni 2021 - 19:53 WIB
loading...
Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Arif Suhartono mengaku, justru bersyukur dengan terbongkarnya praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pelabuhan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Arif Suhartono mengaku, justru bersyukur dengan terbongkarnya praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pelabuhan . Ia berharap terungkapnya aksi pungli di Pelabuhan Tanjung Priok dapat menjadi langkah awal yang baik dalam peningkatan pengawasan keamanan operasional pelabuhan.
"Masih banyak titik-titik yang harus diperbaiki, kami juga menyampaikan bahwa kami selalu berkoordinasi juga dengan Pemprov DKI dan Stakeholder terkait karena ini perlu kerjasama bersama untuk berubah. Jadi, sekali lagi dengan adanya kejadian kemarin kami bersyukur karena ini menjadikan pekerjaan (pengawasan) kami menjadi lebih mudah," ujar Arif dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Baca Juga: Pungli Merajalela, Ujung-ujungnya Konsumen yang Menanggung Beban
Dia menyatakan seluruh pegawai Pelindo II telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan sesuai dengan peraturan dan jika terbukti melakukan pelanggaran akan langsung diberhentikan saat itu juga.
"Dan atas beberapa orang yang ketahuan (melakukan pungli) kami sampaikan yang bersangkutan adalah outsourcing anak perusahaan kami," ungkapnya.
"Masih banyak titik-titik yang harus diperbaiki, kami juga menyampaikan bahwa kami selalu berkoordinasi juga dengan Pemprov DKI dan Stakeholder terkait karena ini perlu kerjasama bersama untuk berubah. Jadi, sekali lagi dengan adanya kejadian kemarin kami bersyukur karena ini menjadikan pekerjaan (pengawasan) kami menjadi lebih mudah," ujar Arif dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Baca Juga: Pungli Merajalela, Ujung-ujungnya Konsumen yang Menanggung Beban
Dia menyatakan seluruh pegawai Pelindo II telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan sesuai dengan peraturan dan jika terbukti melakukan pelanggaran akan langsung diberhentikan saat itu juga.
"Dan atas beberapa orang yang ketahuan (melakukan pungli) kami sampaikan yang bersangkutan adalah outsourcing anak perusahaan kami," ungkapnya.
Lihat Juga :