Erick Thohir Bikin 'Raksasa' Hotel BUMN, Begini Progresnya
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:17 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Progres pembentukan Holding Hotel BUMN sudah memasuki tahap penandatanganan Conditional Sales & Purchase Agreement (CSPA), dan transaksi Holding Hotel BUMN , juga Transaksi Jual Beli Saham Hotel Indonesia Group (HIG).
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menyebut, penandatanganan tersebut meliputi dua aspek, pertama transaksi Holding Hotel BUMN yang merupakan proses inbreng 11 hotel milik PT Hotel Indonesia Natour, 9 hotel PT Pegadaian dan 1 hotel PT Aerowisata kepada PT Wika Realty.
Kedua, transaksi pembelian saham PT Patra Jasa yang ada di PT Hotel Indonesia Group oleh PT Wika Realty. Dengan begitu Hotel Indonesia Group akan memiliki pemegang saham baru yaitu PT Hotel Indonesia Natour sebesar 51 persen dan Wika Realty sebesar 49 persen. "Pembentukan Holding Hotel yang merupakan langkah untuk mengoptimalkan dan meningkatkan nilai hotel-hotel BUMN, hari ini memasuki tahapan dan tonggak baru," ujar Kartika dikutip dalam website Kementerian BUMN, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Resmi, Wika Realty Caplok 49% Saham Bisnis Hotel Milik Pertamina
Konsolidasi bisnis hotel-hotel BUMN dilaksanakan sejalan dengan upaya menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, sekaligus mengatur lini bisnis hotel BUMN. Tiko, sapaan akrab Kartika menilai, BUMN induk yang sebelumnya membawahi anak-anak usaha hotel dapat fokus menjalankan bisnis intinya.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menyebut, penandatanganan tersebut meliputi dua aspek, pertama transaksi Holding Hotel BUMN yang merupakan proses inbreng 11 hotel milik PT Hotel Indonesia Natour, 9 hotel PT Pegadaian dan 1 hotel PT Aerowisata kepada PT Wika Realty.
Kedua, transaksi pembelian saham PT Patra Jasa yang ada di PT Hotel Indonesia Group oleh PT Wika Realty. Dengan begitu Hotel Indonesia Group akan memiliki pemegang saham baru yaitu PT Hotel Indonesia Natour sebesar 51 persen dan Wika Realty sebesar 49 persen. "Pembentukan Holding Hotel yang merupakan langkah untuk mengoptimalkan dan meningkatkan nilai hotel-hotel BUMN, hari ini memasuki tahapan dan tonggak baru," ujar Kartika dikutip dalam website Kementerian BUMN, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Resmi, Wika Realty Caplok 49% Saham Bisnis Hotel Milik Pertamina
Konsolidasi bisnis hotel-hotel BUMN dilaksanakan sejalan dengan upaya menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, sekaligus mengatur lini bisnis hotel BUMN. Tiko, sapaan akrab Kartika menilai, BUMN induk yang sebelumnya membawahi anak-anak usaha hotel dapat fokus menjalankan bisnis intinya.
Lihat Juga :