Rupiah Lemas Usai Varian Baru Delta Covid-19 Gempur DKI Jakarta

Rabu, 16 Juni 2021 - 19:24 WIB
loading...
Rupiah Lemas Usai Varian...
Nilai tukar rupiah kembali lemas saat melawan dolar Amerika Serikat (USD) di tengah gempuran varian baru Covid-19 yang masuk ke Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini. Rupiah ditutup melemah 12 point dalam perdagangan sore tengah pekan atau berada di level Rp14.237.

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menerangkan, melemah rupiah akibat gagalnya pemerintah dalam penanganan Covid-19. Hasilnya angka kasus covid-19 melonjak.

"Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di lingkup RT/RW di Provinsi DKI Jakarta tidak efektif membendung laju penyebaran COVID-19 di Ibu Kota," ujarnya Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Luhut Sebut Munculnya COVID-19 Varian Baru di Indonesia Kesalahan Bersama

Ibrahim menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta dinilai terlampau lemah membendung gelombang tinggi sebaran corona yang sekarang ini sudah bermutasi menjadi sejumlah varian baru seperti varian B117 dan B1617.

“Diibaratkan perang, gempuran corana di Jakarta saat ini adalah pasukan mematikan yang memberondong dengan peralatan tempur mutakhir, sementara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya mampu menahan gempuran musuh dengan peralatan tradisional seperti bambu runcing,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ibrahim memaparkan ada beberapa opsi yang harus dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta untuk menekan angka penyebaran corona. Contohnya saja melakukan lockdown total diberangi dengan vaksinasi (walaupun ini bertentangan dengan program Pemerintah pusat).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved