Cegah Pungli di Pelabuhan, Pelindo IV Digitalisasi Pergerakan Peti Kemas
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:40 WIB
loading...
Manajemen MNP membuat Maklumat Pelayanan dan Komitmen Bersama Anti Pungli, Rabu (16/6). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) terus berupaya meningkatkan layanan jasa kepelabuhanan melalui penggunaan sistem informasi pada layanan operasional perusahaan. Hal ini dilakukan guna untuk menghilangkan pungutan liar (pungli) di pelabuhan.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV , Dwi Rahmad Toto mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan BUMN operator pelabuhan ini adalah dengan memasukkan informasi kegiatan pelayanan kapal dan peti kemas ke dalam bisnis digitalisasi.
Baca juga:Pelindo IV Dorong Produksi Crane Dalam Negeri
“Sejauh ini perusahaan telah melakukan kegiatan transformasi Terminal Peti Kemas (TPK) yang berbasis Planning & Control di Makassar New Port (MNP) dan Pelabuhan Ambon. Sedang diproses untuk di Terminal Petikemas Makassar (TPM), Terminal Petikemas Bitung (TPB), Kendari New Port (KNP) dan Pelabuhan Sorong,” terang Toto
Dengan kegiatan transformasi TPK ini, setiap pergerakan peti kemas di terminal baik MNP maupun TPM selalu terperbarui secara real time dan real posisi, karena setiap alat bongkar muat di lapangan telah dipasang alat pendukung yang digunakan untuk mengupdate posisi real peti kemas (VMT untuk RTG, pager untuk headtruck dan handheld untuk tally cabin CC).
“Digitalisasi ini juga untuk menghilangkan pungutan liar di area pelabuhan,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV , Dwi Rahmad Toto mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan BUMN operator pelabuhan ini adalah dengan memasukkan informasi kegiatan pelayanan kapal dan peti kemas ke dalam bisnis digitalisasi.
Baca juga:Pelindo IV Dorong Produksi Crane Dalam Negeri
“Sejauh ini perusahaan telah melakukan kegiatan transformasi Terminal Peti Kemas (TPK) yang berbasis Planning & Control di Makassar New Port (MNP) dan Pelabuhan Ambon. Sedang diproses untuk di Terminal Petikemas Makassar (TPM), Terminal Petikemas Bitung (TPB), Kendari New Port (KNP) dan Pelabuhan Sorong,” terang Toto
Dengan kegiatan transformasi TPK ini, setiap pergerakan peti kemas di terminal baik MNP maupun TPM selalu terperbarui secara real time dan real posisi, karena setiap alat bongkar muat di lapangan telah dipasang alat pendukung yang digunakan untuk mengupdate posisi real peti kemas (VMT untuk RTG, pager untuk headtruck dan handheld untuk tally cabin CC).
“Digitalisasi ini juga untuk menghilangkan pungutan liar di area pelabuhan,” ujarnya.
Lihat Juga :