Pertumbuhan Kinerja Siloam Turut Genjot Pendapatan LPKR
Jum'at, 18 Juni 2021 - 13:17 WIB
loading...
Kinerja PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diprediksi berlanjut sepanjang 2021. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pertumbuhan kinerja emiten rumah sakit PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diprediksi berlanjut sepanjang 2021. Hal itu pun turut menguntungkan pemegang saham utamanya, yakni PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) .
Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian dalam risetnya menyebutkan kinerja emiten pengelola RS Siloam itu menanjak karena kuatnya pendapatan, pertumbuhan margin, dan tarif pajak yang lebih rendah. SILO membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp143,89 miliar pada kuartal I/2021. Perolehan itu melejit 788,5% dibandingkan kuartal I/2020 sebesar Rp16,19 miliar.
Baca Juga : Bikin Deg-degan, IHSG Dibayangi Mudiknya Dana Asing
Pada tahun 2021, SILO berencana membuka dua rumah sakit (RS) baru yang berlokasi di Surabaya dan Banjarmasin, yang masing-masing memiliki kapasitas 98 dan 66 tempat tidur. Menurut Robert, kedua RS memiliki lokasi yang strategis dan pasar profitabilitas yang kuat.
“Ke depan, pertumbuhan kinerja SILO juga terdorong kebutuhan layanan kesehatan masyarakat segmen menengah ke atas,” paparnya kepada sejumlah media di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian dalam risetnya menyebutkan kinerja emiten pengelola RS Siloam itu menanjak karena kuatnya pendapatan, pertumbuhan margin, dan tarif pajak yang lebih rendah. SILO membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp143,89 miliar pada kuartal I/2021. Perolehan itu melejit 788,5% dibandingkan kuartal I/2020 sebesar Rp16,19 miliar.
Baca Juga : Bikin Deg-degan, IHSG Dibayangi Mudiknya Dana Asing
Pada tahun 2021, SILO berencana membuka dua rumah sakit (RS) baru yang berlokasi di Surabaya dan Banjarmasin, yang masing-masing memiliki kapasitas 98 dan 66 tempat tidur. Menurut Robert, kedua RS memiliki lokasi yang strategis dan pasar profitabilitas yang kuat.
“Ke depan, pertumbuhan kinerja SILO juga terdorong kebutuhan layanan kesehatan masyarakat segmen menengah ke atas,” paparnya kepada sejumlah media di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Lihat Juga :