Covid-19 Mengganas, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Batal Capai 8%
Senin, 21 Juni 2021 - 17:31 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui lonjakan Covid-19 bakal mempengaruhi capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II ini. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meyakini ekonomi Indonesia masih akan tumbuh positif di kuartal II tahun ini. Namun, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengakui, dengan melonjaknya Covid-19, akan sulit menggapai batas atas perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Baca Juga: Menkes Ungkap Pilihan Jokowi dalam Penanganan COVID-19, Ekonomi atau Kesehatan?
Terlebih, pemerintah akan menggelar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Sebelumnya, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang April-Juni 2021 alias di kuartal II tahun ini akan berada di rentang 7,1% hingga 8,3% year on year (yoy).
"Kinerja ekonomi kita melanjutkan fase pemulihan di kuartal II, di (rentang) 7,1-8,3%. Kemungkinan upper end-nya akan rendah, tapi kuartal II tetap akan rebound karena tahun lalu kuartal II dalam sekali kontraksinya, -5,3%," papar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani secara virtual, Senin (21/6/2021).
Sri Mulyani menambahkan, kondisi perekonomian ke depan masih tergantung dari penanganan pandemi virus corona, termasuk upaya peningkatan vaksinasi, dan efektivitas keberlangsungan protokol kesehatan.
Baca Juga: Menkes Ungkap Pilihan Jokowi dalam Penanganan COVID-19, Ekonomi atau Kesehatan?
Terlebih, pemerintah akan menggelar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Sebelumnya, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang April-Juni 2021 alias di kuartal II tahun ini akan berada di rentang 7,1% hingga 8,3% year on year (yoy).
"Kinerja ekonomi kita melanjutkan fase pemulihan di kuartal II, di (rentang) 7,1-8,3%. Kemungkinan upper end-nya akan rendah, tapi kuartal II tetap akan rebound karena tahun lalu kuartal II dalam sekali kontraksinya, -5,3%," papar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani secara virtual, Senin (21/6/2021).
Sri Mulyani menambahkan, kondisi perekonomian ke depan masih tergantung dari penanganan pandemi virus corona, termasuk upaya peningkatan vaksinasi, dan efektivitas keberlangsungan protokol kesehatan.
Lihat Juga :