Produk Halal Impor Dominan Indonesia, Pemerintah Diminta Percepat Sertifikasi

Senin, 21 Juni 2021 - 18:07 WIB
loading...
Produk Halal Impor Dominan...
Ketua Dewan Pakar MES, Perry Warjiyo. Foto/Dok BI
A A A
JAKARTA - Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyatakan, Indonesia perlu melakukan percepatan sertifikasi halal seiring perkembangan industri dan produk halal global.

Ketua Dewan Pakar MES, Perry Warjiyo menyebut, negara muslim dan non muslim di dunia tengah mengembangkan produk halal secara masif. Upaya itu agar menguasai pasar produk halal di berbagai penjuru.

"Kita harus mempercepat sertifikasi halal. Kenapa? Bahwa negara lain, baik yang muslim maupun non-muslim sangat maju mengembangkan sertifikasi maupun produk halal," ujar Perry, Senin (21/6/2021).

Baca juga: RI Ranking 5 Produsen Halal Dunia, 2024 Harus Jadi Nomor 1

Saat ini, produk negara lain berupa makanan, fashion, kosmetik mendominasi pasar dalam negeri. Padahal, Indonesia sendiri menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Jumlah itu sangat potensial untuk mendorong kinerja produksi produk halal dari tangan dingin pelaku usaha di Tanah Air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Perkuat Rantai Pasok...
Perkuat Rantai Pasok Global, Indonesia-China Tanda Tangani 'Recognition Agreement' Sertifikasi Halal
Pede Rupiah Menguat...
Pede Rupiah Menguat Mulai Juli 2026, Gubernur BI Ungkap Penyebab Mata Uang Garuda Kolaps
BI Tegaskan Cadangan...
BI Tegaskan Cadangan Devisa Indonesia Kuat, Lampaui Standar IMF
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Rekomendasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved