GeNose Diperbanyak di Stasiun dan Bandara, Epidemiolog Pertanyakan Evaluasi dan Akurasinya

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Tak ayal jika sekarang lonjakan kasus meningkat, Dicky menilai salah satu faktornya adalah tingginya pergerakan masyarakat dengan moda transportasi umum yang mengandalkan tes Covid-19 buatan UGM ini.

Dicky menyampaikan, apabila dalam situasi seperti ini pemerintah belum sanggup melakukan PSBB, setidaknya dari sisi perjalanan moda transportasi bisa dibatasi. Dia mengingatkan, jangan sampai ada penempatan mekanisme screening seperti tes GeNose untuk pembenaran orang boleh melakukan bepergian.

“Ketika esensial pergi yang dalam keadaan darurat, setidaknya melakukan tes antigen di laboratorium atau rumah sakit yang kredibel. Karena tes antigen sudah mendapat rekomendasi WHO. Lebih baik lagi PCR tapi harus mengeluarkan dana cukup mahal,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Luhut Diduga Ikut...
Heboh Luhut Diduga Ikut Bisnis PCR, Bahlil: Saya Tahu Soal Itu
Bos Bio Farma Klaim...
Bos Bio Farma Klaim Tarif PCR di Indonesia Lebih Murah dari Malaysia hingga UEA
Luhut Tegaskan Tak Pernah...
Luhut Tegaskan Tak Pernah Ambil Untung dari Bisnis PT GSI
Ditopang Tes Covid dan...
Ditopang Tes Covid dan Digitalisasi, Laba Prodia Melonjak 2.000%
Aturan Baru Masuk Mal:...
Aturan Baru Masuk Mal: Belum Vaksin Bisa Bawa Hasil Tes Negatif Covid
Jangan Cuman Pelonggaran...
Jangan Cuman Pelonggaran PPKM, Pengusaha Minta Harga PCR Diturunkan!
Musim Hujan Tiba, Waspadai...
Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit dan Terapkan Tips Kesehatan dari Pakar Epidemiologi
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Epidemiolog Imbau Waspadai...
Epidemiolog Imbau Waspadai Pandemi Disease X, Angka Kematiannya Tinggi
Rekomendasi
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Berita Terkini
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved