Kasus Covid Melonjak, 10 Asosiasi Anggota Kadin Indonesia Minta Munas Ditunda
Rabu, 23 Juni 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi hal tersebut, La Nyalla Mattalitti menyatakan dirinya sebagai Ketua DPD sudah pernah mengimbau agar semua pertemuan berskala besar, baik yang diagendakan oleh ormas maupun partai politik dan perkumpulan lain, apakah itu kongres atau munas dan sejenisnya, sebaiknya ditunda.
(Baca Juga : Kasus Covid Meningkat, Usulan Munas Kadin Ditunda Menguat )
“Apalagi Pemerintah Pusat sudah menyatakan secara resmi berlakunya pembatasan mikro hingga 5 Juli. Harus ditaati. Jangan sampai pertemuan-pertemuan tersebut jadi kluster baru,” tegas La Nyalla.Dia mengatakan, Kadin Indonesia, sebagai organisasi para pengusaha, tentu harus memberi contoh kepada masyarakat. Jangan rakyat kecil hajatan dibubarkan polisi, tapi para pengusaha malah menggelar pertemuan besar.
“Kasihan pemerintah yang berjuang mati-matian menghadapi dampak Covid, ini malah memaksakan kehendak. Kan ditunda bisa, apalagi (pertemuan) itu bukan soal hidup mati. Akan memalukan kalau acara tersebut dibubarkan paksa satgas Covid,” imbuhnya.
La Nyalla menyatakan, sudah seharusnya Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengerti aturan dan mentaati kebijakan yang telah dibuat pemerintah, yang berlaku untuk siapapun. Termasuk organisasi para pengusaha.
(Baca Juga : Kasus Covid Meningkat, Usulan Munas Kadin Ditunda Menguat )
“Apalagi Pemerintah Pusat sudah menyatakan secara resmi berlakunya pembatasan mikro hingga 5 Juli. Harus ditaati. Jangan sampai pertemuan-pertemuan tersebut jadi kluster baru,” tegas La Nyalla.Dia mengatakan, Kadin Indonesia, sebagai organisasi para pengusaha, tentu harus memberi contoh kepada masyarakat. Jangan rakyat kecil hajatan dibubarkan polisi, tapi para pengusaha malah menggelar pertemuan besar.
“Kasihan pemerintah yang berjuang mati-matian menghadapi dampak Covid, ini malah memaksakan kehendak. Kan ditunda bisa, apalagi (pertemuan) itu bukan soal hidup mati. Akan memalukan kalau acara tersebut dibubarkan paksa satgas Covid,” imbuhnya.
La Nyalla menyatakan, sudah seharusnya Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengerti aturan dan mentaati kebijakan yang telah dibuat pemerintah, yang berlaku untuk siapapun. Termasuk organisasi para pengusaha.
(dar)
Lihat Juga :