Bakal Ada PPKM Darurat, PHRI: Bisnis Sudah Jeblok, Jeblok Lagi

Selasa, 29 Juni 2021 - 21:40 WIB
loading...
Bakal Ada PPKM Darurat,...
Suasana restoran saat PSBB beberapa waktu lalu. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Merespon lonjakan kasus Covid-19 , pemerintah akhirnya mulai menarik rem darurat dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dengan aturan yang baru. Bahkan, dalam waktu dekat dikabarkan akan diberlakukan PPKM darurat.

Aturan-aturan tersebut antara lain jam operasional pusat perbelanjaan atau mal yang dibatasi hingga pukul 17.00 WIB, diikuti dengan jam buka restoran khusus takeaway hingga pukul 20.00, dan pembatasan karyawan kerja kantoran atau Work From Office (WFO) di wilayah zona merah menjadi 25%.

Baca juga: Inggris Janjikan Kirim Bantuan Vaksin Covid-19 ke Indonesia

Aturan baru ini pun menuai respon dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) karena aturan-aturan ini berdampak langsung terhadap operasional bisnis mereka.

"Ya bisa dikatakan (bisnis) kita sudah jeblok, jeblok lagi," ujar Ketua Badan Pimpinan (BPD) PHRI DKI Jakarta Sutrisno Iwantono saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Menurut dia, dampak aturan ini sangat nyata bagi usaha hotel dan restoran karena pasti terjadi penurunan jumlah pelanggan. Apalagi, dikabarkan pemerintah akan menerapkan PPKM Darurat yang salah satu ketentuannya adalah soal bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH) 100%.

Baca juga: Kabar Duet Maut Airlangga dan Luhut Komandani PPKM Darurat

"Tapi kami sebagai pelaku usaha sedang berada pada kondisi tidak punya pilihan lain, karena pemerintah tentu punya pertimbangan yang matang dikaitkan kondisi penularan yang sudah sangat mengkhawatirkan sekarang ini," ucapnya. Dia menambahkan, kondisi saat ini tentunya memprihatinkan, bukan hanya bagi pengusaha hotel dan restoran tapi semua pihak.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Long Weekend Iduladha:...
Long Weekend Iduladha: Diskon Melimpah, Tapi Hotel Masih Sepi Pengunjung
Keluh Kesah Pengusaha...
Keluh Kesah Pengusaha usai Prabowo Ingin Hemat Anggaran Rp306 Triliun
PPN Naik Jadi 12%, Pengusaha...
PPN Naik Jadi 12%, Pengusaha Hotel dan Restoran Bunyikan Alarm Bahaya
Pajak Hiburan Naik 40%,...
Pajak Hiburan Naik 40%, PHRI: Kita Menuju Pemulihan, Tapi Malah Dibebani
PHRI Pede Momen Libur...
PHRI Pede Momen Libur Nataru Bikin Okupansi Hotel Tahun Ini Meningkat
Bali Panen Wisman, Kamar...
Bali Panen Wisman, Kamar Hotel Laris Manis Dipesan Turis
Perhotelan Terimbas...
Perhotelan Terimbas Efisiensi Anggaran, PHRI: Pemerintah Harus Ambil Langkah Strategis
Hotel di Jatim Mulai...
Hotel di Jatim Mulai Kurangi Hari Kerja, Ancaman PHK Makin Nyata
Antisipasi Premanisme...
Antisipasi Premanisme Usai Pembubaran Diskusi Din Syamsuddin Cs, PHRI Imbau Ini ke Anggotanya
Rekomendasi
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Berita Terkini
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Infografis
Tak Ada Lagi Alasan...
Tak Ada Lagi Alasan Tunda Penangkapan ICC kepada Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved