PLN Tuntaskan 14 Proyek Kelistrikan Strategis Senilai Rp12,43 T di Jawa Barat
Rabu, 30 Juni 2021 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, dari sisi pembangkitan, PLN UIP JBB telah melaksanakan boiler first firing PLTU Lontar Extension Unit 4 pada awal Juni. Tahapan awal ini akan digunakan untuk membersihkan saluran pipa uap atau steam blow, sampai kualitas uap bersih sebelum akhirnya masuk ke turbin. Tercatat, progres penyelesaian PLTU Lontar Extension mencapai 97,18%. "Direncanakan bisa beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) pada akhir tahun 2021," ujar Ratnasari.
Di sisi lain, PLN UIP JBB juga mencatat keberhasilan penyelesaian proyek PLTGU Muara Karang Peaker CCPP (400-500) MW pada awal Juni. Proyek ini dinyatakan selesai dengan resminya pelaksanaan COD Steam Turbine (ST) #3.0 sebesar 171 MW.
"Target COD pada kontrak adalah 7 Juli 2021, namun PLN UIP JBB berhasil merealisasikannya lebih cepat satu bulan," katanya.
Ratnasari mengakui, memasuki tahun kedua pandemi, sejumlah proyek sempat diterpa berbagai masalah. Seperti adanya pengetatan peraturan keluar dan masuk Indonesia bagi Tenaga Kerja Asing. PLN UIP JBB mengoptimalkan pekerjaan yang bisa dilakukan dalam format virtual, seperti supervisi secara online dari engineer di negara asal masing-masing, terkait dengan warranty equipment.
Baca Juga: Rusia Jajal Belgorod, Kapal Selam Nuklir Terbesar yang Dibangun 30 Tahun
Di sisi lain, PLN UIP JBB juga mencatat keberhasilan penyelesaian proyek PLTGU Muara Karang Peaker CCPP (400-500) MW pada awal Juni. Proyek ini dinyatakan selesai dengan resminya pelaksanaan COD Steam Turbine (ST) #3.0 sebesar 171 MW.
"Target COD pada kontrak adalah 7 Juli 2021, namun PLN UIP JBB berhasil merealisasikannya lebih cepat satu bulan," katanya.
Ratnasari mengakui, memasuki tahun kedua pandemi, sejumlah proyek sempat diterpa berbagai masalah. Seperti adanya pengetatan peraturan keluar dan masuk Indonesia bagi Tenaga Kerja Asing. PLN UIP JBB mengoptimalkan pekerjaan yang bisa dilakukan dalam format virtual, seperti supervisi secara online dari engineer di negara asal masing-masing, terkait dengan warranty equipment.
Baca Juga: Rusia Jajal Belgorod, Kapal Selam Nuklir Terbesar yang Dibangun 30 Tahun
Lihat Juga :