RI Disarankan Gandeng Malaysia untuk Stabilkan Harga Minyak Sawit
Kamis, 01 Juli 2021 - 22:45 WIB
loading...
Ilustrasi sawit. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Program biodiesel yang terus didorong oleh pemerintah hendaknya disertai upaya peningkatan konsumsi sawit di dalam negeri dan kolaborasi untuk membantu stabilisasi harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional.
Ketua Bidang Luar Negeri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Fadhil Hasan mengatakan komitmen pemerintah untuk memelihara program biodiesel ini sudah baik yang dilakukan.
Dari data yang ada pada tahun 2021 ini diperkiran penyerapan CPO untuk program biodiesel ini adalah sekitar 8,34 juta ton. Kemudian untuk konsumsi minyak goreng dan lainnya berada di kisaran 10,1 juta ton dan untuk oleochemical sekitar 1,1 juta ton.
Baca juga: Sejarah Baru, Erika Retnowati jadi Perempuan Pertama yang Pimpin BPH Migas
“Sehingga dengan adanya penyerapan di dalam negeri ini, kita memperkirakan bisa membantu stabilisasi harga di pasar internasional,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Kamis (1/7/2021).
Ketua Bidang Luar Negeri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Fadhil Hasan mengatakan komitmen pemerintah untuk memelihara program biodiesel ini sudah baik yang dilakukan.
Dari data yang ada pada tahun 2021 ini diperkiran penyerapan CPO untuk program biodiesel ini adalah sekitar 8,34 juta ton. Kemudian untuk konsumsi minyak goreng dan lainnya berada di kisaran 10,1 juta ton dan untuk oleochemical sekitar 1,1 juta ton.
Baca juga: Sejarah Baru, Erika Retnowati jadi Perempuan Pertama yang Pimpin BPH Migas
“Sehingga dengan adanya penyerapan di dalam negeri ini, kita memperkirakan bisa membantu stabilisasi harga di pasar internasional,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Kamis (1/7/2021).
Lihat Juga :