Agar PPKM Darurat Lebih Efektif, Pengamat Kebijakan Publik Usulkan 2 Hal Ini

Sabtu, 03 Juli 2021 - 19:18 WIB
loading...
A A A
Sofyano yakin dengan dua hal itu PPKM akan lebih efektif sekaligus mempertegas pesan mengenai pentingnya vaksinasi kepada masyarakat. Hingga saat ini, program vaksinasi sudah mencapai 1 juta dosis per hari. Namun, pemerintah menargetkan untuk ditingkatkan hingga 2 juta dosis per hari agar herd immunity segera tercapai.

Baca Juga: PPKM Darurat, Pemerintah Lacak Pergerakan Masyarakat via Sinyal Ponsel

Sebelumnya, Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan diterapkannya PPKM Darurat. "Kita tahu kasus konfirmasi mengalami peningkatan tertinggi. terakhir 21.800 kasus baru dan kalau kita liat BOR (Bed Ocupancy Ratio) melebihi puncak pasca Nataru. Presiden memerintahkan kami untuk menyusun ini," tegas Luhut.

Kebijakan PPKM Darurat ini diambil setelah mendengar masukan dari banyak pihak yang terkait, baik dari sektor usaha hingga kalangan kedokteran dan pakar yang memahami tentang situasi pandemi saat ini. Luhut pun memastikan bahwa PPKM Darurat ini adalah suatu hal yang sudah dipersiapkan secara maksimal. "Kami sudah bicara dengan para Gubernur, Walikota, Bupati dan kita semua sepakat akan melaksanakan ini semua dengan tegas," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
44 Kementerian dan Lembaga...
44 Kementerian dan Lembaga Era Prabowo, Pengamat Kebijakan Publik: Oke-oke Saja, Asal...
Pemerintah Diminta Beri...
Pemerintah Diminta Beri Sanksi bagi Penyalahgunaan LPG Subsidi
Waspadai Angka Covid...
Waspadai Angka Covid Naik Lagi, Luhut Beberkan Sejumlah Strategi
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi,...
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi, Begini Respons Menko Luhut Lewat Jubirnya
Dukung Akselerasi Herd...
Dukung Akselerasi Herd Immunity, PKT Gelar Vaksinasi Tahap Dua bagi Anak
Kabar Buruk dari Luhut:...
Kabar Buruk dari Luhut: 44 Persen dari Satu Kloter Luar Negeri Terpapar Omicron
Wakapolda Papua Barat:...
Wakapolda Papua Barat: Tata Kelola Kebijakan Sebaiknya Berbasis Risiko
Kebijakan Jangan Menimbulkan...
Kebijakan Jangan Menimbulkan Kegaduhan
Kebijakan Tidak Tepat...
Kebijakan Tidak Tepat Implementasi
Rekomendasi
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Berita Terkini
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Infografis
Lakukan 7 Hal Ini agar...
Lakukan 7 Hal Ini agar Para Pekerja Tak Stres Usai Libur Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved