Gawat! Ekonom Prediksi PPKM Darurat Bakal Diperpanjang

Jum'at, 09 Juli 2021 - 13:36 WIB
loading...
Gawat! Ekonom Prediksi...
PPKM Darurat diprediksi akan diperpanjang seiring terus naiknya jumlah kasus positif Covid-19 belakangan ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom PT Panin Sekuritas Hosianna Evalita Situmorang memprediksi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diperpanjang. Hal itu didasarkan pada kenaikan angka kasus positif Covid-19 yang terus mencetak rekor baru.

"Sebenarnya sih kalau kita lihat arahnya PPKM Darurat bisa lebih diperpanjang karena dengan tren positivity rate domestik dimana kasus baru selalu mencetak rekor. Bahkan dari 34.000 di hari Rabu bisa menjadi 38.000 di hari Kamis," ungkapnya di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Melanggar PPKM Darurat, Perusahaan Ini Kena Denda Rp 15 Juta

Bahkan, dengan perkembangan tersebut menurutnya ada kemungkinan kasus positif melonjak menuju ke angka 60.000 kasus. "Kita melihat ada arah ke sana, karena untuk menuju 40.000 kasus itu kemungkinan ada di hari Sabtu-Minggu inidan menuju ke 60.000 itu bukan tidak mungkin," ujarnya.

Apabila terjadi peningkatan hingga 60.000 kasus, kata Hosianna, maka untuk turun menuju kurang dari 10.000 kasus berdasarkan analisanya bakal membutuhkan waktu hingga satu bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala BPS: Mobilitas...
Kepala BPS: Mobilitas Masyarakat Sepanjang Kuartal I Meningkat
Harga Minyak Dunia Jadi...
Harga Minyak Dunia Jadi Korban Keganasan Covid di China
Waspadai Angka Covid...
Waspadai Angka Covid Naik Lagi, Luhut Beberkan Sejumlah Strategi
Okupansi Ritel Merosot,...
Okupansi Ritel Merosot, Harga Sewa Lapak Anjlok 6 Persen
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi,...
Jokowi Minta PPKM Dievaluasi, Begini Respons Menko Luhut Lewat Jubirnya
Kabar Buruk dari Luhut:...
Kabar Buruk dari Luhut: 44 Persen dari Satu Kloter Luar Negeri Terpapar Omicron
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Ini Penyebab Kasus Covid-19...
Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Salah Satunya Mutasi Virus
Rekomendasi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved