Dianggap Matikan Warung Kelontong, Anies Diminta Evaluasi Izin Minimarket
Senin, 12 Juli 2021 - 21:00 WIB
loading...
Lukmanul Hakim, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 pada 12 Juli ini harus dijadikan momentum bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menunjukkan keberpihakan pada koperasi dan usaha kecil. Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, mengatakan Pemprov DKI perlu mengevaluasi perizinan minimarket yang kini menjamur di ibu kota.
"Saya lihat Indomaret dan Alfamart di Jakarta ini sudah terlalu banyak. Bahkan berdiri berhadapan atau berdampingan. Rasanya perlu dievaluasi lagi perizinannya. Mungkin perlu dipertimbangkan untuk moratorium izin baru," kata Lukmanul Hakim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (12/7/2021).
Baca juga:Pesta Nikahan Anak Dihadiri Ribuan Orang, Mempelai Wanita Tolak Pakai Masker Ini Kata Wakil Wali Kota Jayapura
Dalam berbagai kesempatan, bung Lukman, sapaan akrabnya, sering mendapat keluhan masyarakat tentang maraknya minimarket yang menggerus pendapatan warung-warung kecil. Mereka kalah bersaing dengan kedua minimarket itu.
"Jangan sampai di satu kelurahan lebih dominan Indomaret dan Alfamartnya, tapi warung kelontong tidak diperhatikan. Kasihan pedagang kecil, kondisi sedang susah karena pandemi malah makin turun omzetnya gara-gara kalah bersaing dengan peritel modern," ucap Lukman prihatin.
"Saya lihat Indomaret dan Alfamart di Jakarta ini sudah terlalu banyak. Bahkan berdiri berhadapan atau berdampingan. Rasanya perlu dievaluasi lagi perizinannya. Mungkin perlu dipertimbangkan untuk moratorium izin baru," kata Lukmanul Hakim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (12/7/2021).
Baca juga:Pesta Nikahan Anak Dihadiri Ribuan Orang, Mempelai Wanita Tolak Pakai Masker Ini Kata Wakil Wali Kota Jayapura
Dalam berbagai kesempatan, bung Lukman, sapaan akrabnya, sering mendapat keluhan masyarakat tentang maraknya minimarket yang menggerus pendapatan warung-warung kecil. Mereka kalah bersaing dengan kedua minimarket itu.
"Jangan sampai di satu kelurahan lebih dominan Indomaret dan Alfamartnya, tapi warung kelontong tidak diperhatikan. Kasihan pedagang kecil, kondisi sedang susah karena pandemi malah makin turun omzetnya gara-gara kalah bersaing dengan peritel modern," ucap Lukman prihatin.
Lihat Juga :