Heboh Soal Vaksinasi Berbayar, Erick Thohir: Jangan Suuzon Dulu!

Selasa, 13 Juli 2021 - 18:47 WIB
loading...
Heboh Soal Vaksinasi...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mencatat, tidak semua masyarakat dikenakan biaya saat mendapatkan vaksinasi gotong royong individu yang digelar PT Kimia Farma Tbk, atau perusahaan swasta.

Individu yang tidak dikenakan biaya langsung atau menggunakan uang pribadi adalah mereka yang sedang bekerja di suatu lembaga atau perusahaan. Sebab, pembayaran sudah ditanggung perusahaan. Nantinya, karyawan bersangkutan menunjukan surat kerja resmi yang diterbitkan perusahaan tempat dia bekerja. Erick menyebut, hal itu terjadi, bila karyawan belum memperoleh vaksinasi yang diselenggarakan oleh perusahaannya.

"Sekarang kalau ada individu-individu, misalnya dia bekerja di sebuah lembaga, di sebuah perusahaan menunggu lama, dia mau punya akses ini (vaksinasi), kenapa dia tidak boleh? Toh nanti ada rekomendasi dari perusahaannya, bahwa ini lho saya yang bayar, jangan suudzon dulu," ujar Erick di sela-sela kunjungannya di PT Krakatau Steel, Selasa (3/7/2021).

Baca Juga: Diberondong Isu Negatif Soal Vaksinasi Berbayar, Erick Thohir Angkat Bicara

Pola tersebut merupakan skema awal sejak pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang diakomodir Pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Dimana, biaya vaksin ditanggung manajemen perusahaan dan diberikan secara gratis kepada karyawan. "Kadang-kadang konteks berbayar selalu diantagoniskan, kan tadi sudah dijelaskan vaksin gotong royong dari awal berbayar oleh perusahaan. Pegawainya gratis, kan sama juga," tutur Erick.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Mayjen TNI Ahmad Rizal...
Mayjen TNI Ahmad Rizal Resmi Jadi Dirut Bulog Gantikan Letjen TNI Novi Helmy, Ini Kata Erick
Wujudkan Arahan Presiden,...
Wujudkan Arahan Presiden, Menteri BUMN Erick Thohir: KEK Kesehatan Akan Diperluas
Presiden Prabowo Tugaskan...
Presiden Prabowo Tugaskan Erick Thohir Perbanyak KEK Kesehatan
Erick Thohir Dipanggil...
Erick Thohir Dipanggil ke Istana, Prabowo Minta Diskon Transportasi Segera Dimulai
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Infografis
Rusia Peringatkan Jangan...
Rusia Peringatkan Jangan Uji Kesabarannya untuk Gunakan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved