OPEC+: Pemangkasan Produksi Minyak Distop Sepenuhnya September 2022

Senin, 19 Juli 2021 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Kesepakatan pada hari Minggu mengungkapkan kenaikan dasar untuk empat negara anggota OPEC dan satu negara non-OPEC mulai Mei 2022: UEA, Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan Rusia. Basis produksi minyak UEA akan dinaikkan dari 3,16 juta bph menjadi 3,5 juta bph, meskipun kurang dari 3,8 juta yang dilaporkan awalnya diminta. Baseline Arab Saudi akan ditingkatkan dari 11 juta bph menjadi 11,5 juta bph.

Baca Juga: Terungkap, Jenderal TNI Andika Perkasa dan AHY Bidan Lahirnya Universitas Pertahanan

Dukungan Abu Dhabi untuk kesepakatan itu terlihat dalam pernyataan pembukaan dari Menteri Energi UEA Suhail Al Mazroui. "Kami menghargai dialog konstruktif yang kami lakukan dengan Yang Mulia dan OPEC," kata Al Mazroui kepada wartawan melalui panggilan pers hari Minggu, merujuk pada Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman. "Saya mengkonfirmasi bahwa UEA berkomitmen untuk grup ini dan akan selalu bekerja dengannya dan di dalam grup ini untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai keseimbangan pasar dan membantu semua orang. UEA akan tetap menjadi anggota yang berkomitmen dalam aliansi OPEC."

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis kepada menteri Saudi bahwa, "Kami siap mendukung apa pun yang Anda katakan."

Seiring dengan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri pengurangan produksi tersebut, harga minyak mentah dunia mulai turun. Mengutip Reuters, harga minyak turun lebih dari 1% di awal pekan ini. Brent tercatat turun 1,5% ke USD72,51 per barel sementara WTI turun 1,4% ke USD70,8 per barel.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
Rekomendasi
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Berita Terkini
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved