Harga Minyak di Atas USD70/Barel, Segini Rugi Pertamina Jualan Pertamax dan Pertalite

Senin, 19 Juli 2021 - 13:13 WIB
loading...
A A A
"Dengan menggunakan kurs rata-rata 3 bulan terakhir Rp14.400 per USD, maka harga per liter adalah Rp6.969. Ditambah dengan konstanta Rp1.800 dan margin 10%, maka harga sebelum pajak adalah Rp9.646/liter. Jika ditambah dengan PPN dan PBBKB, maka harga Pertamax adalah sebesar Rp11.093 atau jika dibulatkan menjadi Rp11.100. Jika mengacu kepada harga saat ini, maka Pertamina sudah rugi sebesar Rp2.100 per liter dihitung dengan formula yang ditetapkan dengan Kepmen ESDM 62/2020," papar Mamit Setiawan di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Demikian pula untuk BBM jenis Pertalite, menurut dia jika mengacu kepada harga MOPS MOGAS 92 untuk 3 bulan terakhir, dengan formula sesuai Kepmen 62/2021, dimana untuk RON 90 formulanya adalah 99,21% dari MOPS Mogas 92, maka seharusnya harga Pertalite adalah Rp11.000 perliter. "Sementara, saat ini Pertamina menjual Pertalite hanya Rp7.650/liter, jadi ada kekurangan sebesar Rp3.350 per liternya," kata Mamit.

Kondisi ini, tegas dia, pastinya akan memberatkan Pertamina, terlebih di tengah pandemi yang masih tak kunjung pasti kapan akan berhenti. Pembatasan mobilitas masyarakat, kata Mamit, jelas berpengaruh terhadap penjualan BBM milik Pertamina. "Sementara, sebagai negara yang net importir, maka Pertamina harus mengimpor minyak mentah maupun produk di tengah harga yang tinggi ini. Hal ini bisa dipastikan bisa membahayakan keuangan Pertamina karena harga beli yang tinggi tetapi harga jual tidak mengalami kenaikan," tandasnya.

Menurut Mamit, untuk produk BBM yang bukan subsidi maupun bukan penugasan, maka selisih harga ini seharusnya ditagihkan Pertamina dalam bentuk dana kompensasi yang harus dibayar oleh pemerintah. Masalahnya, dana kompensasi tersebut tidak bisa langsung dibayarkan oleh pemerintah, tetapi menyesuaikan dengan kondisi keuangan negara. Akinatnya, arus keuangan Pertamina menjadi terganggu.

Baca Juga: Konsumsi BBM Diprediksi Turun Hingga 25 Persen Akibat PPKM Darurat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Kegiatan Homecoming...
Kegiatan Homecoming Tour Local Heroes Indonesia
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved