Erick Thohir Menjawab Kritikan Faisal Basri Soal PMN BUMN Rp106 Triliun

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:04 WIB
loading...
Erick Thohir Menjawab...
Menteri Erick Thohir menjawab, kritikan Faisal Basri, perihal Penyertaan Modal Negara (PMN) BUMN senilai Rp106 Triliun yang sudah mendapatkan restu DPR. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjawab, kritikan Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri, perihal Penyertaan Modal Negara (PMN) perusahaan pelat merah.

Dimana, pemerintah dan DPR RI menyetujui BUMN memperoleh PMN senilai Rp106 triliun. Jumlah itu terbagi PMN untuk tiga perseroan senilai Rp 33,9 triliun di tahun 2021. Sementara 12 BUMN mendapatkan jatah PMN 72,44 triliun pada 2022.

Baca Juga: BUMN Diguyur PMN Rp106 Triliun, Stafsus Erick Thohir: Bukan Buat Bayar Utang!

Faisal menilai semestinya, Erick lebih fokus pada penanganan pandemi Covid-19, ketimbang fokus pada pendanaan BUMN. Melalui video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, Erick menjawab tuduhan yang diutarakan ekonom asal Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Menurutnya, kritikan dan saran merupakan hal lumrah karena menjadi rangkaian dalam sistem demokrasi di Indonesia. Bahkan, masukan dan kritikan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Kementerian BUMN untuk mendorong aksi korporasi perusahaan negara ke depannya.

"Saya rasa di era demokrasi saat ini, yang namanya saran atau kritik adalah hal yang lumrah. Era demokrasi, dan tentu masukan dari bang Faisal Basri ini juga bisa menjadi bahan evaluasi kami, dimana, kami dan tentu BUMN terus melakukan transformasi," ujar Erick, dikutip Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Kata Pengamat Soal Suntikan PMN untuk 3 Perseroan Pelat Merah

Transformasi dan aksi korporasi BUMN, kata Erick, bertujuan untuk mendorong income atau pendapatan negara melalui kontribusi korporasi berupa dividen, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Di sisi lain, lewat PMN perusahaan juga bisa memaksimalkan peran sosialnya yakni public service obligation.

"Transformasi agar apa? Bisa tetap melakukan aksi karena negara perlu tambahan income, selain pajak, terutama pada saat pandemi Covid-19, tetapi juga yang tidak kalah pentingnya, kita terus memastikan yang namanya publik service obligation atau layanan publik, nah hal ini yang membedakan BUMN dengan swasta," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Kesal BUMN Banyak...
Prabowo Kesal BUMN Banyak Banget tapi Rugi: Saya Minta Semua Dibersihkan
SIG Perkuat Tata Kelola...
SIG Perkuat Tata Kelola Perusahaan lewat Layanan Informasi Publik
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Legal Conference 2025:...
Legal Conference 2025: Kolaborasi Pelindo-Kejaksaan untuk Penguatan Tata Kelola
PT PP Tegaskan Komitmen...
PT PP Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Kompetitif
Garuda Indonesia Dapat...
Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Ditinggal Erick Thohir,...
Ditinggal Erick Thohir, Posisi Menteri BUMN Kosong
Dicopot dari Menteri...
Dicopot dari Menteri BUMN, Erick Thohir Kini Jabat Menpora
Erick Thohir Dikabarkan...
Erick Thohir Dikabarkan Jadi Menpora
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved