BKF: PSBB Berdampak Terhadap Penurunan Konsumsi Rumah Tangga

Senin, 20 April 2020 - 23:28 WIB
loading...
BKF: PSBB Berdampak...
Ilustrasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mengatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19, disisi lain berdampak terhadap penurunan konsumsi rumah tangga.

Kepala BKF Febrio Nathan Kacaribu mengatakan penerapan PSBB telah mengurangi konsumsi rumah tangga. Dan hal ini berdampak pula berkurangnya permintaan akan industri penghasil barang dan jasa.

"PSBB membuat aktivitas masyarakat banyak berkurang. Ini berdampak pada aktivitas belanja yang sangat terkoreksi. Dan yang paling berat itu adalah kelompok masyarakat paling bawah. Itu kenapa BLT dan sebagainya kita dorong segera. Supaya masyarakat tidak terlalu jauh terganggu perekonomiannya," kata Febrio di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Dia menambahkan peningkatan investasi, baik penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tidak akan berjalan maksimal selama penanganan virus Corona (Covid-19) masih seperti sekarang. Hal ini tercermin dari realisasi investasi asing kuartal I 2020 yang turun 9,2% menjadi Rp98 triliun.

"Uang ada pun, kita enggak bisa bangun karena ada PSBB. Pergerakan sosial terbatas sehingga perekonomian tidak bergerak," imbuhnya.

Febrio mengatakan pemerintah akan melakukan berbagai macam cara agar ekonomi bisa bangkit seusai krisis Covid-19, termasuk laju investasi.

"Jangan sampai ekonomi susah bangun setelah istirahat. Sekarang tingkat pengangguran tinggi dan kami harus cari cara agar orang jangan sampai di-hire lagi susah. Jangan terlalu lama tidur, biar enggak susah bangun," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Airlangga Incar Kenaikan...
Airlangga Incar Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal-II, Berikut Modalnya
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Stimulus 8+4+5 Berpeluang...
Stimulus 8+4+5 Berpeluang Menjaga Konsumsi, tapi Ada Risikonya
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Jakarta Capai 5,28 Persen
Menjaga Utang Negara...
Menjaga Utang Negara Tetap Prudent dan Produktif
Diskon Pajak Mobil 100%...
Diskon Pajak Mobil 100% Diperpanjang hingga Akhir 2021
Rekomendasi
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved