Soal Cuitan Lukman Sardi, PLN Minta Pelanggan Pahami Perjanjian Jual Beli Listrik
Jum'at, 23 Juli 2021 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain Bob mengakui bahwa sebelumnya PLN tidak menjalankan peringatan pemadaman ini secara konsisten. "Nah sebelumnya, kita tidak menjalankan (pemadaman) ini secara konsisten, nah sekarang kita ingin konsisten menjalankan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bob menerangkan bahwa perusahaan juga perlu menjaga cashflow kas perusahaan. "Kalau PLN ini kan kita memproduksi dulu, mengeluarkan biaya dulu, kemudian dipakai dulu oleh pelanggan, kita catat pada akhir bulan. Jadi, kita berikan kesempatan 20 hari lagi bagi pelanggan untuk membayar," tuturnya.
Memakai pedoman perjanjian, Bob menegaskan bahwa PLN akan mengingatkan ke pelanggan sebelum listriknya dicabut. "Saat kita membangkitkan energi listrik, kita membutuhkan biaya untuk beli, kita bayar semua. Jadi cashflow itu kita butuhkan, sehingga kita mengingatkan ke pelanggan, (jika tidak taat), maka harus diputus," ungkapnya.
Baca juga: Listrik Rumah Diancam Akan Diputus, Lukman Sardi Tuangkan Keluh Kesah
Kepada penunggak layanan listrik, Bob meminta agar mempelajari ketentuan yang berlaku. "Seharusnya kalau kita memahami perjanjian jual beli tenaga listrik, di situ memang akan diputus setelah tanggal 20," ucapnya.
Lebih lanjut, Bob menerangkan bahwa perusahaan juga perlu menjaga cashflow kas perusahaan. "Kalau PLN ini kan kita memproduksi dulu, mengeluarkan biaya dulu, kemudian dipakai dulu oleh pelanggan, kita catat pada akhir bulan. Jadi, kita berikan kesempatan 20 hari lagi bagi pelanggan untuk membayar," tuturnya.
Memakai pedoman perjanjian, Bob menegaskan bahwa PLN akan mengingatkan ke pelanggan sebelum listriknya dicabut. "Saat kita membangkitkan energi listrik, kita membutuhkan biaya untuk beli, kita bayar semua. Jadi cashflow itu kita butuhkan, sehingga kita mengingatkan ke pelanggan, (jika tidak taat), maka harus diputus," ungkapnya.
Baca juga: Listrik Rumah Diancam Akan Diputus, Lukman Sardi Tuangkan Keluh Kesah
Kepada penunggak layanan listrik, Bob meminta agar mempelajari ketentuan yang berlaku. "Seharusnya kalau kita memahami perjanjian jual beli tenaga listrik, di situ memang akan diputus setelah tanggal 20," ucapnya.
Lihat Juga :