Pengusaha Tol cum Anak Angkat Buya Hamka Sebut Bank Syariah Swasta Lebih Lintah Darat

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB
loading...
Pengusaha Tol cum Anak...
Jusuf Hamka (kanan) di depan Masjid Babah Alun. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Pengusaha nasional jalan tol, Jusuf Hamka--yang juga merupakan anak angkat Buya Hamka, ulama dan sastrawan kondang--menilai bahwa bank syariah swasta lebih 'lintah darat' daripada bank konvensional. Pernyataan tersebut seiring dengan pengakuan adanya dugaan tindak pemerasan yang dialami perusahaan miliknya.

Jusuf membeberkan, ada pemerasan yang dilakukan salah satu bank syariah swasta terhadap perusahaannya. Kejadian tersebut terjadi saat dia tengah membayar utang senilai Rp800 miliar.

Baca juga:Heboh Aksi Vandalisme Bertuliskan 'Tuhan, Aku Lapar' di Tangerang, Ini Balasan Polisi

"Yang dikatakan bank syariah ini bank bagi hasil, sebenarnya bukan bagi hasil. Dia lebih lintah darat dari bank konvensional," ujar Jusuf melalui Podcast Deddy Corbuzier, Sabtu, (24/7/2021).

Pendiri Masjid Babah Alun itu, masjid yang berada di sebuah kolong tol di Jakarta, menilai perlunya pembenahan sistem perbankan syariah swasta. Sebab, masih ada oknum yang memanfaatkan nama syariah untuk mencari keuntungan pribadi saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Rekomendasi
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan ‘Persija Ale’
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Berita Terkini
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Infografis
Miris, Lebih Dari 82.000...
Miris, Lebih Dari 82.000 Anak di Malaysia Positif Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved