Awas Ancaman Covid-19 Varian Delta Tersebar Cepat di Karawang, Luhut Peringatkan Pelaku Industri
Senin, 26 Juli 2021 - 23:29 WIB
loading...
Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kasus Covid-19 varian Delta ditemukan di Kabupaten Karawang Jawa Barat dan tersebar secara lebih cepat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kasus Covid-19 varian Delta ditemukan di Kabupaten Karawang , Jawa Barat. Ia mengaku penyebaran kasus virus Covid-19 varian Delta tersebut ditemukan penyebarannya sangat cepat khususnya di kawasan ataupun wilayah perindustrian.
“Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa Covid-19 varian Delta tersebar secara lebih cepat di wilayah industri dibandingkan non-industri. Oleh sebab itu kita evaluasi lagi, perketat protokol Kesehatan (prokes), agar tidak terjadi klaster baru,” kata Luhut melalui pernyataan tertulis yang diterima MNC News Portal Indonesia, Senin (26/7/2021).
Baca Juga: PPKM Level 4 Dilanjut, Luhut Ajak Rapatkan Barisan Gempur Varian Delta
Meskipun demikian Luhut menyampaikan pihak pelaku industri harus lebih berhati-hati dan banyak berkaca dan belajar dari pengalaman di Kabupaten Kudus untuk melakukan penanganan yang sigap dan mitigasi.
“Saya minta agar protokol kesehatan untuk industri perlu dibuat secara lebih terperinci lagi, dengan menggunakan menggunakan best practice dari Kudus," ujarnya.
“Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa Covid-19 varian Delta tersebar secara lebih cepat di wilayah industri dibandingkan non-industri. Oleh sebab itu kita evaluasi lagi, perketat protokol Kesehatan (prokes), agar tidak terjadi klaster baru,” kata Luhut melalui pernyataan tertulis yang diterima MNC News Portal Indonesia, Senin (26/7/2021).
Baca Juga: PPKM Level 4 Dilanjut, Luhut Ajak Rapatkan Barisan Gempur Varian Delta
Meskipun demikian Luhut menyampaikan pihak pelaku industri harus lebih berhati-hati dan banyak berkaca dan belajar dari pengalaman di Kabupaten Kudus untuk melakukan penanganan yang sigap dan mitigasi.
“Saya minta agar protokol kesehatan untuk industri perlu dibuat secara lebih terperinci lagi, dengan menggunakan menggunakan best practice dari Kudus," ujarnya.
Lihat Juga :