Data Pribadi Rawan Dicuri, Talenta Keamanan Siber Perlu Didorong

Selasa, 03 Agustus 2021 - 20:26 WIB
loading...
A A A
Terbaru, bukti lemahnya keamanan siber di Indonesia adalah adanya laporan peretasan dan kebocoran data yang terjadi pada Asuransi BRI life. Dengan kebocoran sebanyak 463.519 file dokumen dengan ukuran 252 GB dan database 2 juta nasabah BRI Life itu laku dijual seharga USD7.000.

Selain itu, peretasan juga terjadi pada BPJS Kesehatan dengan 279 juta data penduduk bocor dan dijual melalui forum hacker. Belum lagi yang terjadi di Tokopedia, Bukalapak dan situs swasta dan pemerintah lainnya yang berpotensi merugikan negara.

Oleh karena itu, menurutnya pemerintah perlu mendorong talenta-talenta baru di sektor keamanan siber. Di lingkungan pemerintahan dan swasta misalnya, hal yang berkaitan dengan data sensitif perlu adanya penguatan keamanan siber. Pemerintah juga perlu mendorong dan memperbanyak SDM dalam keamanan siber, pasalnya bila kekurangan SDM andal maka akan berdampak buruk bagi masa depan Indonesia. “Saat ini SDM kita sangat jauh dari mumpuni, orang yang ahli keamanan siber masih sangat sedikit,” tambahnya.

Baca Juga: Kemenkominfo: 279 Juta Data Pribadi yang Bocor Identik Data yang Dikelola BPJS

Dirinya mendorong anak-anak muda yang tengah belajar mengenai keamanan siber tidak melulu harus dimulai dari kursus maupun les. Meskipun belajar otodidak dan tanpa mentor asalkan giat, rajin, sering praktik, punya rasa keingintahuan yang tinggi dan tidak putus asa maka akan bisa menguasai cyber security. “Terus belajar dan mencoba, saya sendiri bisa di depan komputer hingga belasan jam untuk mengasah kemampuan,” tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menyoroti Risiko Siber...
Menyoroti Risiko Siber OT dan Dorong Penerapan Security by Design dalam Industri 4.0
SIG Tingkatkan Ketahanan...
SIG Tingkatkan Ketahanan Siber, Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan
Pendapatan CYBR Tumbuh...
Pendapatan CYBR Tumbuh 78% di Kuartal III 2025, Perkuat Profitabilitas dan Ekspansi Global
Inovasi Buatan Anak...
Inovasi Buatan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Tengah Ancaman Siber Sektor Keuangan
Jurus Jitu Menangkal...
Jurus Jitu Menangkal Serangan Siber bagi Perusahaan Manufaktur
Keamanan Siber Dipandang...
Keamanan Siber Dipandang sebagai Sektor Bisnis Menjanjikan
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
Refleksi Harkitnas 2026:...
Refleksi Harkitnas 2026: Berdaulat di Era Digital
Rekomendasi
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Pakta Keamanan Rusia...
Pakta Keamanan Rusia dan Iran Akan Guncang Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved