Beban Melonjak, Laba XL Axiata Anjlok 59% di Semester I 2021
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:03 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan penurunan laba bersih di semester 1 2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp715,95 miliar atau turun 58,93 persen dibanding periode 30 Juni 2020 sebesar Rp1,74 triliun.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp12,97 triliun atau turun 0,82 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp13,08 triliun dengan laba per saham dasar Rp67.
Baca Juga: Barito Pacific Catatkan Kenaikan Laba Bersih 1.641% di Semester I
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas data, non data, jasa telekomunikasi lainnya, jasa interkoneksi, sirkit langganan, dan sewa menara. Data menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp10,94 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp10,64 triliun.
Non data tercatat Rp1,12 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,54 triliun, jasa telekomunikasi lainnya tercatat Rp472,38 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp282,08 miliar, jasa interkoneksi tercatat Rp308,46 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp428,72 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp12,97 triliun atau turun 0,82 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp13,08 triliun dengan laba per saham dasar Rp67.
Baca Juga: Barito Pacific Catatkan Kenaikan Laba Bersih 1.641% di Semester I
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas data, non data, jasa telekomunikasi lainnya, jasa interkoneksi, sirkit langganan, dan sewa menara. Data menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp10,94 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp10,64 triliun.
Non data tercatat Rp1,12 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,54 triliun, jasa telekomunikasi lainnya tercatat Rp472,38 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp282,08 miliar, jasa interkoneksi tercatat Rp308,46 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp428,72 miliar.
Lihat Juga :