Rogoh Kocek Rp450 Miliar, Matahari Siap Buyback Saham

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 13:00 WIB
loading...
Rogoh Kocek Rp450 Miliar,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan melaksanakan pembelian kembali saham atau buyback atas saham-saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dan tercatat pada PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk buyback saham ini perusahaan menganggarkan sebesar Rp450 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, pelaksanaan buyback saham akan berjalan paling lama tiga bulan terhitung sejak tanggal Keterbukaan Informasi ini, yaitu paling lambat sampai 5 November 2021. Perseroan akan membatasi harga maksimal pembelian kembali saham sebesar Rp3.050 per saham.

"Jumlah biaya yang akan dikeluarkan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham adalah maksimal Rp450 miliar, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya," tulis keterangan manajemen Matahari seperti dikutip, Sabtu (7/8/2021).

Baca Juga: Jelang HUT Pasar Modal, Sepekan IHSG Meningkat 2%

Buyback saham LPPF akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, atau maksimum sebanyak 393.922.000 lembar saham. Dengan demikian, maka perkiraan jumlah nilai nominal atas Pembelian Kembali Saham 2021 sebagai berikut:

Saham Seri C
393.922.000 lembar saham

Nilai Nominal Saham
Rp100

Jumlah
Rp39,39 miliar

"Perseroan memperkirakan tidak ada dampak signifikan atas biaya pembelian kembali saham 2021 Perseroan dan tidak ada penurunan pendapatan Perseroan secara signifikan sebagai akibat dari pelaksanaan pembelian kembali saham 2021," tulis manajemen LPPF.

Adapun Perseroan mencatat rugi bersih per saham Perseroan per tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp332, sedangkan proforma laba (rugi) bersih per saham apabila pembelian kembali saham 2021 dilaksanakan (dengan asumsi jumlah pembelian kembali saham dilakukan dalam jumlah maksimum) adalah sebesar Rp391.

Baca Juga: Sepekan IHSG Bergerak Positif, Kapitaliasi Bursa Naik Jadi Rp7,2 Triliun

Buyback saham akan dilakukan baik melalui Bursa atau di luar Bursa dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan berharap pelaksanaan buyback saham tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional Perseroan dikarenakan Perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
Token EDENA Resmi Tercatat...
Token EDENA Resmi Tercatat di Indodax 5 September
J.P. Morgan Indonesia...
J.P. Morgan Indonesia Soroti Dinamika Ekonomi dan Peluang Pasar Saham
Trump Tuding Siapa Penyebab...
Trump Tuding Siapa Penyebab Jatuhnya Pasar Saham AS dan Dunia
Rekomendasi
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved