Sri Mulyani: Varian Delta Jadi Ancaman Ekonomi Semester II 2021
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 17:00 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan varian delta menjadi ancaman ekonomi RI di paruh kedua tahun ini. Apabila tidak benar-benar dikendalikan penyebaran varian delta akan memberikan downside risk bagi outlook pertumbuhan ekonomi Semester II 2021.
"Oleh karena itu kita semuanya memiliki kepentingan bersama untuk . Pemerintah dalam hal ini melalui instrumen APBN akan terus bekerja keras untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan proses pemulihan ekonomi nasional," ujar Sri Mulyani melalui keterangan resminya, Sabtu (7/8/2021).
Baca Juga: Faisal Basri: Recovery Ekonomi RI Lebih Lambat Dibandingkan Negara Lain
Menurut dia proses pemulihan ekonomi nasional dalam paruh kedua akan sangat terkait erat dengan proses penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. Ia menyebut, memasuki triwulan III tahun 2021 perekonomian nasional kembali menghadapi tantangan dengan meningkatnya penyebaran varian delta Covid-19.
Peningkatan kasus ini telah mendorong pemerintah melakukan pembatasan mobilitas, dari mulai PPKM darurat yang kemudian diubah menjadi empat level yang lebih detail."Penerapan PPKM darurat dan level 4 dan 3 akan mengurangi aktivitas perekonomian khususnya yang identik dengan mobilitas seperti kegiatan konsumsi, investasi," kata dia.
"Oleh karena itu kita semuanya memiliki kepentingan bersama untuk . Pemerintah dalam hal ini melalui instrumen APBN akan terus bekerja keras untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan proses pemulihan ekonomi nasional," ujar Sri Mulyani melalui keterangan resminya, Sabtu (7/8/2021).
Baca Juga: Faisal Basri: Recovery Ekonomi RI Lebih Lambat Dibandingkan Negara Lain
Menurut dia proses pemulihan ekonomi nasional dalam paruh kedua akan sangat terkait erat dengan proses penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. Ia menyebut, memasuki triwulan III tahun 2021 perekonomian nasional kembali menghadapi tantangan dengan meningkatnya penyebaran varian delta Covid-19.
Peningkatan kasus ini telah mendorong pemerintah melakukan pembatasan mobilitas, dari mulai PPKM darurat yang kemudian diubah menjadi empat level yang lebih detail."Penerapan PPKM darurat dan level 4 dan 3 akan mengurangi aktivitas perekonomian khususnya yang identik dengan mobilitas seperti kegiatan konsumsi, investasi," kata dia.
Lihat Juga :