Terpantau Flightradar24, Lion Air dan Garuda Ramai-ramai Balik ke Lessor
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 16:00 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi penerbangan Flightradar24 memantau terdapat 6 pesawat Lion Air Group terbang beriringan menuju Australia pada Jumat (6/8). Sebelumnya tercatat pula pada Rabu (4/8), Garuda Indonesia mengembalikan 9 unit pesawat milik perusahaan persewaan (lessor) Aercap Ireland Limited (Aercap) ke Australia.
Tak hanya maskapai Indonesia yang dipulangkan ke Lessor . The International Bureau of Aviation (IBA) melaporkan tahun ini lebih dari 1.000 pesawat bakal dikembalikan ke lessor tanpa kejelasan status. Namun demikian, pasar leasing pesawat komersial memang sedang mengalami gejolak yang cukup besar sepanjang tahun ini akibat terdampak pembatasan pergerakan akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Singapura Siap Longgarkan Pembatasan Pekan Depan
Dikutip dari Aviator Aero, IBA merinci ada sebanyak 1.300 pesawat, termasuk 200 widebody telah dijadwalkan untuk dikembalikan ke lessor tahun ini. Bahkan penjadwalan pengembalian ini telah dilakukan sejak sebelum pandemi Covid-19.
Presiden IBA Phil Seymour mengatakan awalnya sewa sebagian besar pesawat akan diperpanjang namun sayangnya opsi itu tersebut nampaknya sangat tidak mungkin dilakukan dengan adanya pandemi COVID-19 saat ini. Berdasarkan laporan IBA, pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah penumpang pesawat turun drastis. "Ini mengakibatkan maskapai tidak mampu melanjutkan sewa pesawat dan memilih mengembalikan ke pihak lessor," ujar Phil.
Tak hanya maskapai Indonesia yang dipulangkan ke Lessor . The International Bureau of Aviation (IBA) melaporkan tahun ini lebih dari 1.000 pesawat bakal dikembalikan ke lessor tanpa kejelasan status. Namun demikian, pasar leasing pesawat komersial memang sedang mengalami gejolak yang cukup besar sepanjang tahun ini akibat terdampak pembatasan pergerakan akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Singapura Siap Longgarkan Pembatasan Pekan Depan
Dikutip dari Aviator Aero, IBA merinci ada sebanyak 1.300 pesawat, termasuk 200 widebody telah dijadwalkan untuk dikembalikan ke lessor tahun ini. Bahkan penjadwalan pengembalian ini telah dilakukan sejak sebelum pandemi Covid-19.
Presiden IBA Phil Seymour mengatakan awalnya sewa sebagian besar pesawat akan diperpanjang namun sayangnya opsi itu tersebut nampaknya sangat tidak mungkin dilakukan dengan adanya pandemi COVID-19 saat ini. Berdasarkan laporan IBA, pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah penumpang pesawat turun drastis. "Ini mengakibatkan maskapai tidak mampu melanjutkan sewa pesawat dan memilih mengembalikan ke pihak lessor," ujar Phil.
Lihat Juga :