Menkominfo Sebut Orkestrasi Penanganan Covid-19 Tak Berbeda

Minggu, 08 Agustus 2021 - 07:26 WIB
loading...
Menkominfo Sebut Orkestrasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan kerja pemerintah dalam menangani Covid-19 dalam situasi yang baik dan harmonis. Pernyataan ini menjawab banyaknya pertanyaan masyarakat dan media yang meragukan harmonisasi antar-lembaga pemerintah, akibat munculnya beberapa perubahan organisasi, struktur dan portofolio penanganan Covid-19 seperti Satgas Penanganan Covid-19 dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Kelahiran Satgas Covid-19 dan KPCPEN adalah bentuk dari adaptasi penanganan sesuai dengan perkembangan Covid-19.

Baca juga:Prajurit Kopassus Ini Rebut 100 Senjata Musuh dan Penentu Keberhasilan Operasi Mapenduma

“Jadi itu bukan karena ada tarik-menarik kekuasaan. Itu adalah bagian dari adaptasi organisasi penanganan dari perubahan Covid-19 ini,” ujar Johnny di Jakarta, dikutip Minggu (8/8/2021).

Johnny bercerita, awalnya Presiden menetapkan situasi keadaan darurat non-bencana alam. Lalu Presiden membentuk Satgas Penanganan Covid-19, leading sectornya adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam perjalanan menangani Covid-19, sektor yang paling terdampak adalah sektor ekonomi. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, Presiden kemudian membentuk KPCPEN, yang dipimpin oleh Menko Perekonomian dan Menteri BUMN.

“Jadi tidak ada perbedaan dalam orkestrasinya. Hanya tupoksinya saja yang berbeda, karena menangani Covid-19 ini perlu fokus dan konsentrasi,” ujarnya.

Begitu pula saat penerapan PPKM Darurat. Johnny mengatakan saat kasus penularan merebak di Jawa dan Bali, Presiden menunjuk Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai koordinator untuk menangani keadaan darurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Ekonomi Digital...
Potensi Ekonomi Digital RI Capai Rp4.500 T di 2030, Peningkatan Talenta Digital Mendesak
Penghargaan Penanganan...
Penghargaan Penanganan Covid-19: Pemerintah Apresiasi Kerja Sama Seluruh Komponen Bangsa
Pos Indonesia Tambah...
Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu
Airlangga Sebut Banyak...
Airlangga Sebut Banyak Negara Apresiasi RI Sukses Tangani Covid-19
Waspada Jebakan Pinjol...
Waspada Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Ingat Prinsip 2L!
Mau Cari Relasi via...
Mau Cari Relasi via Internet? Miliki Kecakapan dalam Berinteraksi di Ruang Digital
Dugaan Korupsi PDNS,...
Dugaan Korupsi PDNS, Kejari Jakarta Pusat Bakal Periksa Eks Menkominfo Johnny G Plate
MA Tolak Peninjauan...
MA Tolak Peninjauan Kembali Eks Menkominfo Johnny G Plate
Kominfo Minta Stasiun...
Kominfo Minta Stasiun TV Ganti Azan Magrib dengan Running Text saat Misa Paus
Rekomendasi
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved