Poster Capres 2024 Luhut Beredar, Anak Buahnya Beri Penjelasan

Minggu, 08 Agustus 2021 - 19:00 WIB
loading...
Poster Capres 2024 Luhut...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beredar sebuah poster di sosial media yang mendeklarasikan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai calon presiden pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Tak ayal, poster itu pun menjadi bahan perbincangan publik.

Poster tersebut mencatutkan nama LBP atau Luhut Binsar Panjaitan for RI-1. Dalam keterangannya, deklarasi rencananya dilakukan pada 17 Agustus di 2021 atau bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-76, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Baca juga:Masyarakat Rasakan Korupsi Meningkat 2 Tahun Terakhir

Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi menegaskan, pihaknya tidak mengetahui ihwal deklarasi tersebut. Dia membantah ada inisiatif Luhut di balik poster yang ramai dibahas warganet.

Jodi menduga, ada oknum tertentu yang sengaja mendesain isu di tengah maraknya pemberitaan Covid-19. Meski begitu, dia enggan menjelaskan lebih jauh perihal oknum yang dimaksudkan.

"Pak Luhut tidak akan dan tidak pernah pasang baliho di seluruh Indonesia atau menyebarkan selebaran sebagai capres 2024 karena bisa mengukur diri. Poster itu bukan dari pihak Pak Luhut, ataupun kita (tak) mengetahui asal usul poster tersebut. Sepertinya ada yang ingin memainkan isu," ujarnya saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (8/8/2021).

Luhut dinilai fokus sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi hingga Koordinator PPKM Jawa dan Bali. Saat ini, lelaki asal Medan itu terus berupaya melaksanakan tugas yang diamanahkan Presiden Joko Widodo.

Baca juga:Dibersihkan Setiap Hari, Ranjau Jari-Jari Payung Masih Saja Makan Korban di Gatot Subroto

Jodi menegaskan, Luhut tidak memiliki niat untuk melanggengkan karir politiknya hingga menjadi kepala negara. Usai menjabat sebagai Menteri, Luhut memilih fokus pada pendidikan dan keluarganya.

"Pak Luhut tidak mempunyai niat nyapres (calon presiden) di 2024. Rencana setelah selesai bertugas sebagai menteri akan fokus ke keluarga dan yayasan pendidikannya," ungkap dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Pangkas Aturan Penghambat Investasi, Luhut Bentuk Tim Khusus
Menko Airlangga dan...
Menko Airlangga dan Luhut Samakan Jurus demi Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Ini Hasilnya
Luhut Sentil Pengkritik...
Luhut Sentil Pengkritik Makan Bergizi Gratis: Waktu Dia Jadi Pejabat, Maling Juga
Coretax Berlaku Sejak...
Coretax Berlaku Sejak Awal 2025, Luhut Ungkap Urgensi dan Manfaat Sistem Pajak Baru
Coretax Banjir Keluhan...
Coretax Banjir Keluhan WP, Luhut: Jangan Berkelahi, Tak Usah Dikritik, Biarkan Jalan Dulu
Siap-siap, Nunggak Pajak...
Siap-siap, Nunggak Pajak Tak Bisa Urus SIM dan Paspor
Luhut Ungkap Asal Muasal...
Luhut Ungkap Asal Muasal Lahirnya Sistem Pajak Coretax, Negara Bisa Kantongi Rp1.500 T
Luhut Minta Menteri...
Luhut Minta Menteri Prabowo Jangan Sembarang Ubah Aturan KEK, Bikin Investor Tak Percaya
Indonesia Resmi Gabung...
Indonesia Resmi Gabung BRICS, Luhut Ingatkan Harus Hati-hati
Rekomendasi
5 Anak Sempat Hilang...
5 Anak Sempat Hilang di Taman Margasatwa Ragunan Hari Ini saat Libur Lebaran
Tabrakan Beruntun di...
Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Arah Jakarta, Petugas Diterjunkan
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
1 jam yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
2 jam yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
4 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
7 jam yang lalu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved