Pesaing Tesla, Mobil Listrik Asal China Li Auto IPO di Bursa Hongkong

Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Porsi ritel dari penawaran, yang ditutup untuk investor hari ini, mewakili 10 persen dari semua saham yang ditawarkan, sedangkan sisanya untuk investor internasional.
Ini akan diperdagangkan di papan utama bursa Hong Kong di bawah kode saham 2015, tahun perusahaan didirikan. Debut perdagangan dijadwalkan pada 12 Agustus

“Harga akhir ditetapkan dengan diskon tipis dari penutupan AS. Ini tidak terlalu menarik dan perdagangan debut di Hong Kong minggu depan mungkin tidak terlalu kuat,” kata Louis Tse Ming-kwong, direktur pelaksana Wealthy Securities.

Perusahaan tersebut masih merupakan perusahaan baru. Investor Hong Kong cenderung menyambut perusahaan yang lebih mapan. Bagi mereka yang ingin berinvestasi di pembuat kendaraan listrik, BYD terlihat lebih menarik. BYD, salah satu rival China daratan Li Auto, melonjak ke rekor tertinggi HK$295 pekan lalu karena investor menganggap sektor ini sebagai tempat yang aman dari tindakan keras regulasi China di sektor internet dan pendidikan.

Li Auto adalah pembuat mobil listrik China kedua yang mencari dual-primary listing di Hong Kong, setelah saingannya yang berbasis di Guangzhou, Xpeng, menyelesaikan IPO senilai US$1,8 miliar dan terdaftar di papan utama pada Juli.

Pencatatan di Hong Kong memungkinkan perusahaan China yang terdaftar di AS untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko delisting dari bursa AS. Undang-undang yang diperkenalkan akhir tahun lalu di AS berupaya untuk menghapus perusahaan China yang gagal lulus tinjauan audit AS selama tiga tahun berturut-turut.

Li Auto dan Xpeng melaporkan rekor pengiriman bulanan untuk bulan Juli karena pembuat mobil listrik memposisikan diri untuk memanfaatkan lonjakan penjualan di China. Namun, investor dalam IPO Li Auto harus mempertimbangkan sisi negatifnya karena perusahaan belum menghasilkan untung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Berita Terkini
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved