Pembatasan Bikin Harga Minyak Dunia Turun ke Bawah USD70 Per Barel

Senin, 16 Agustus 2021 - 18:38 WIB
loading...
Pembatasan Bikin Harga...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harga minyak dunia terpantau turun di bawah USD70 pada perdagangan Senin pagi (16/8) di Asia, turun di kisaran 1%. Harga minyak Brent berjangka (futures) turun 1,27% menjadi USD69,69, hingga pukul 12.50 WIB setelah merayap lebih rendah selama pekan sebelumnya. Sementara WTI berjangka anjlok 1,30% di harga USD67,55 meski ada sedikit kenaikan pekan lalu. Pada Sabtu (15/8), kontrak WTI berjangka telah diperpanjang pada 21 Oktober 2021.

Baca juga: Penjelasan Puan Maharani Minta Hasil PCR Keluar 1 x 24 Jam

Pasar diketahui masih khawatir terkait pembatasan yang diterapkan di sejumlah negara untuk menahan laju angka infeksi Covid-19. Pembatasan ini akan terus mengurangi prospek permintaan bahan bakar.

"Minyak mentah masih berada di bawah tekanan karena varian delta yang menyebar cepat dan memengaruhi prospek permintaan," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan, dilansir Reuters, Senin (16/8/2021).

Sementara itu, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, China, melaporkan perlambatan produksi industrinya. Pada Juli 2021, nilai output industri Negeri Tirai Bambu mencapai 6,4%, turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 8,3% dan meleset dari ekspektasi awal 7,8%. Ketatnya pembatasan diproyeksikan terus membayangi para importir minyak dunia.

Baca juga: Tragis! Kapal Bukit Sumber Poleang Terbakar, Puluhan Penumpang Panik Terjun ke Laut

Badan Energi Internasional sebelumnya telah memprediksi bahwa prospek permintaan bahan bakar dunia akan suram sejalan dengan permintaan yang lambat hingga akhir 2021. Meski sempat ada pembalikan tren pada Juli, infeksi Covid-19 masih menjadi hambatan utama dalam pergerakan harga minyak.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Rekomendasi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved