Penjualan Walmart Nanjak Meski Pandemi, CFO: Perilaku Konsumen Tidak Berubah
Rabu, 18 Agustus 2021 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Argumentasi ini berbanding lurus dengan nilai penjualan Walmart yang meningkat yakni naik 5,2% melebihi ekspektasi 3,12%. Apabila diukur selama 2 tahun, nilai penjualan Walmart tumbuh 14,5%. Sedangkan laba operasionalnya juga ikut menguat 10,6% dalam fase yang cepat.
Baca juga: Anies Teken Perpanjangan PPKM, Mal dan Tempat Ibadah Boleh Buka dengan Kapasitas 50%
Pada Juli lalu, Walmart sempat mengatakan penjualannya meningkat di semua lini bisnis seperti bahan makanan, kesehatan, dan barang umum lainnya. Sebagian besar mengalami peningkatan terutama di sektor peralatan teknologi menginigat pandemi mendorong orang untuk bekerja dari rumah.
Kinerja perusahaan yang cemerlang mendorong sahamnya ikut terseret menguat. Saham Walmart naik 1% di level USD151,44 pada akhir penutupan Selasa (17/8).
Walmart memproyeksikan laba per saham/Earning per Share (EPS) pada kuartal ketiga sebesar USD1,30-USD1,40 per saham. Sedangkan untuk setahun sebesar USD6,20-USD6,35 per saham.
Baca juga: Anies Teken Perpanjangan PPKM, Mal dan Tempat Ibadah Boleh Buka dengan Kapasitas 50%
Pada Juli lalu, Walmart sempat mengatakan penjualannya meningkat di semua lini bisnis seperti bahan makanan, kesehatan, dan barang umum lainnya. Sebagian besar mengalami peningkatan terutama di sektor peralatan teknologi menginigat pandemi mendorong orang untuk bekerja dari rumah.
Kinerja perusahaan yang cemerlang mendorong sahamnya ikut terseret menguat. Saham Walmart naik 1% di level USD151,44 pada akhir penutupan Selasa (17/8).
Walmart memproyeksikan laba per saham/Earning per Share (EPS) pada kuartal ketiga sebesar USD1,30-USD1,40 per saham. Sedangkan untuk setahun sebesar USD6,20-USD6,35 per saham.
(ind)
Lihat Juga :