Kolaborasi Alaya dan Greenwoods Hadirkan Hunian Berkonsep Resort di Bali
Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:19 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini sektor properti Tanah Air, terutama di kawasan pariwisata seperti Bali diyakini masih menjadi sektor yang sangat menjanjikan, baik untuk kepentingan tempat tinggal maupun investasi. Buktinya, meski pandemi Covid-19 masih belum mereda, tetapi hunian segmen middle up (menengah ke atas) di Pulau Dewata masih menjadi incaran konsumen lokal maupun luar daerah.
Keyakinan tersebut mendorong Greenwoods Group melalui PT Baruna Realty menggandeng PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan proyek hunian berkonsep resort di kawasan Kedewatan Ubud, Gianyar, Bali, yaitu Damara Village Ubud Alaya Collection. PT Bali Sakanti Adya sendiri merupakan perusahaan penamanan modal asing (PMA) asal Autralia yang berafiliasi dengan Alaya Group.
CEO Greenwoods Group Okie Imanto mengungkapkan, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk memiliki properti di Bali. Menariknya, mayoritas dari mereka memesan hunian kelas middle up dengan kisaran harga di atas Rp2 miliar per unit.
“Karenanya, kami menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan PMA Australia, yaitu PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan Damara Village Ubud Alaya Collection sekaligus sebagai upaya mendorong masuknya investasi asing ke pasar properti Bali," ujarnya, usai PKS secara virtual, Rabu (18/8/2021).
Dijelaskan, selain reputasi tinggi dari Alaya Group sebagai operator hotel dan resort mewah, dipilihnya PT Bali Sakanti Adya sebagai partner bisnis juga lantaran banyak warga Australia yang ingin memiliki rumah kedua di Bali. Selama ini, Alaya Group telah sukses mengoperasikan sejumlah resort di Bali, sepeperti Alaya Resort Ubud, Alaya Dedaun Kuta, dan juga Dala Spa, Cerita Manisan Restoran, dan Pison Coffee Ubud.
Baca juga: Keren Banget, Mobil Sport Nissan Z Generasi Baru Mendebut
“PKS ini bersifat joint operations yang akan berlaku selama proyek pengembangan Damara Village Ubud Alaya Collection berlangsung. Namun seiring dengan waktu berjalan, tidak menutup kemungkinan kerja sama ini akan berlanjut untuk proyek kami berikutnya,” paparnya.
Keyakinan tersebut mendorong Greenwoods Group melalui PT Baruna Realty menggandeng PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan proyek hunian berkonsep resort di kawasan Kedewatan Ubud, Gianyar, Bali, yaitu Damara Village Ubud Alaya Collection. PT Bali Sakanti Adya sendiri merupakan perusahaan penamanan modal asing (PMA) asal Autralia yang berafiliasi dengan Alaya Group.
CEO Greenwoods Group Okie Imanto mengungkapkan, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk memiliki properti di Bali. Menariknya, mayoritas dari mereka memesan hunian kelas middle up dengan kisaran harga di atas Rp2 miliar per unit.
“Karenanya, kami menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan PMA Australia, yaitu PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan Damara Village Ubud Alaya Collection sekaligus sebagai upaya mendorong masuknya investasi asing ke pasar properti Bali," ujarnya, usai PKS secara virtual, Rabu (18/8/2021).
Dijelaskan, selain reputasi tinggi dari Alaya Group sebagai operator hotel dan resort mewah, dipilihnya PT Bali Sakanti Adya sebagai partner bisnis juga lantaran banyak warga Australia yang ingin memiliki rumah kedua di Bali. Selama ini, Alaya Group telah sukses mengoperasikan sejumlah resort di Bali, sepeperti Alaya Resort Ubud, Alaya Dedaun Kuta, dan juga Dala Spa, Cerita Manisan Restoran, dan Pison Coffee Ubud.
Baca juga: Keren Banget, Mobil Sport Nissan Z Generasi Baru Mendebut
“PKS ini bersifat joint operations yang akan berlaku selama proyek pengembangan Damara Village Ubud Alaya Collection berlangsung. Namun seiring dengan waktu berjalan, tidak menutup kemungkinan kerja sama ini akan berlanjut untuk proyek kami berikutnya,” paparnya.
Lihat Juga :