Bumi Teknokultura Unggul Gelar RUPST, Intip Agendanya
Senin, 23 Agustus 2021 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
Nantinya pihak penerima kuasa dapat hadir sekaligus memberikan suara melalui fasilitas Electronic General Meeting Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui tautan akses.ksei.co.id yang telah disediakan oleh KSEI sebagai penyelenggara e-RUPS dengan memilih tipe kuasa 'Independent Representative' untuk kemudian memasukkan suara di setiap mata acara rapat.
Baca juga: Vonis Korupsi Bansos Covid-19 Juliari Batubara Dijatuhkan Hari Ini
Sementara bagi pemegang saham yang akan memberikan kuasa tanpa menggunakan fasilitas KSEI, maka dapat menggunakan formulir surat kuasa yang telah disediakan di web resmi perseroan. Para peserta yang berencana menghadiri acara, diminta untuk datang lebih awal sebelum acara dimulai.
Menilik data RTI Minggu (22/8), Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) merupakan emiten yang bergerak dalam sektor industri barang konsumsi. Listing perdana di BEI pada Mei 2004, emiten berkode BTEK ini memiliki pemegang saham sejumlah korporasi besar seperti HSBC Singapore Branch Prive Banking sebesar 40,50%, PT Asabri (Persero) mencapai 8,10%, dan sisanya masyarakat sebanyak 51,40%.
Punya kapitalisasi pasar Rp2,31 triliun, saham BTEK tergolong sepi peminat di mana selama setahun terakhir terpantau tidak ada pergerakan dan hingga akhir pekan ini, Minggu (22/8/2021) stagnan di level 50.
Baca juga: Vonis Korupsi Bansos Covid-19 Juliari Batubara Dijatuhkan Hari Ini
Sementara bagi pemegang saham yang akan memberikan kuasa tanpa menggunakan fasilitas KSEI, maka dapat menggunakan formulir surat kuasa yang telah disediakan di web resmi perseroan. Para peserta yang berencana menghadiri acara, diminta untuk datang lebih awal sebelum acara dimulai.
Menilik data RTI Minggu (22/8), Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) merupakan emiten yang bergerak dalam sektor industri barang konsumsi. Listing perdana di BEI pada Mei 2004, emiten berkode BTEK ini memiliki pemegang saham sejumlah korporasi besar seperti HSBC Singapore Branch Prive Banking sebesar 40,50%, PT Asabri (Persero) mencapai 8,10%, dan sisanya masyarakat sebanyak 51,40%.
Punya kapitalisasi pasar Rp2,31 triliun, saham BTEK tergolong sepi peminat di mana selama setahun terakhir terpantau tidak ada pergerakan dan hingga akhir pekan ini, Minggu (22/8/2021) stagnan di level 50.
(ind)
Lihat Juga :