Dikuasai Taliban, Ekonomi Afghanistan Diramal Makin Suram

Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:26 WIB
loading...
A A A
Pengambilalihan Taliban kemungkinan akan menggagalkan rencana untuk memulai pasar utang Afghanistan dan memanfaatkan tabungan domestik. Pihak berwenang telah berupaya untuk menerbitkan sukuk perdana pada awal 2022.

Baca Juga: 100 Pasukan Khusus Afghanistan Diam-diam Diterbangkan ke Inggris

Inflasi telah dijinakkan menyusul lonjakan besar harga pangan pada April tahun lalu, tetapi pemulihan permintaan berikutnya dan panen yang lemah diperkirakan akan mendorong harga lebih tinggi. Pejabat DAB Ajmal Ahmady yang telah meninggalkan negara itu, mengatakan melalui Twitter bahwa ia mengharapkan Taliban untuk menerapkan kontrol modal yang lebih ketat dan membatasi akses dolar. "Sementara depresiasi mata uang lebih lanjut akan memicu kenaikan inflasi yang akan merugikan orang miskin karena harga pangan naik," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank-bank Afghanistan...
Bank-bank Afghanistan Kehabisan Dolar AS, Beberapa Terpaksa Tutup
Sistem Perbankan Afghanistan...
Sistem Perbankan Afghanistan Hampir Runtuh Bikin Taliban Tertekan
Taliban Berkuasa, Bos...
Taliban Berkuasa, Bos Bank Afghanistan Bilang Semua Sektor Hampir Runtuh
Deretan Potensi Kekayaan...
Deretan Potensi Kekayaan Alam Afghanistan yang Luar Biasa, Sejak Dulu Jadi Incaran
Ekonomi Lumpuh, Afghanistan...
Ekonomi Lumpuh, Afghanistan Hadapi Ancaman Kelaparan
Di Ambang Kolaps, Fitch...
Di Ambang Kolaps, Fitch Solutions Beri Gambaran Mengerikan Soal Ekonomi Afghanistan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Rekomendasi
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved