Permintaan Kemasan Plastik Meningkat 5% Selama PPKM Berlevel

Selasa, 24 Agustus 2021 - 23:56 WIB
loading...
Permintaan Kemasan Plastik...
Ilustrasi pesan antar makanan. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Menghadirkan kemasan makanan aman, higienis dan ekonomis menjadi hal penting yang harus diperhatikan di tengah meningkatnya tren pesan antar makanan secara daring akibat pembatasan sosial.

Perwakilan produsen kemasan plastik Sutjipto mengatakan bahwa permintaan kemasan plastik selama PPKM Berlevel. Tercatat adanya kenaikan permintaan kemasan, baik primer maupun sekunder packaging yang diperkirakan sebesar 3-5% dibanding dengan PPKM sebelumnya.

"Di awal pandemi COVID-19, permintaan kemasan plastik sempat menurun namun kini seiring dengan proses adaptasi, terjadi peningkatan," kata dia saat webinar menyoal peningkatan kemasan makanan, secara virtual, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: Dua Tahun Berdiri, Buku Warung Sukses Fasilitasi 6,5 Juta UMKM Go Digital

Menurut dia kemasan makanan plastik lebih efisien dan ekonomis dalam memenuhi bertambahnya permintaan yang cukup tinggi karena harga yang terjangkau serta keamanannya dalam menjaga makanan ketika diantar dari restoran ke pelanggan. "Selain efisien dan ekonomis, kemasan makanan plastik dinilai efektif melindungi makanan siap antar," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, praktisi kesehatan Lia Natalia menyatakan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kehigienisan sudah semakin tinggi, mulai dari penggunaan masker hingga alat-alat makan dan kemasan makanan selama pandemi Covid-19. "Banyak orang menjadi lebih berhati-hati dalam memilih jenis kemasan makanan," kata dia.

Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga menjelaskan kemasan plastik sekali pakai efektif dalam mencegah kontaminasi silang (cross contamination), yaitu proses berpindahnya virus secara tidak sengaja dari suatu benda atau seseorang ke benda lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Kurs Rupiah dan Musim...
Kurs Rupiah dan Musim Hujan Bikin Industri Plastik Pangkas Produksi
PPKM Level 3, Luhut...
PPKM Level 3, Luhut Sampaikan Instruksi Presiden: Pedagang Kecil dan UMKM Tetap Boleh Jualan
Omicron Masuk RI, PPKM...
Omicron Masuk RI, PPKM Darurat Siap Diterapkan Lagi?
11 Juta Orang Diramalkan...
11 Juta Orang Diramalkan Wara Wiri ketika PPKM Level 3 Batal Diterapkan
Pengusaha Semringah...
Pengusaha Semringah Pemerintah Batalkan PPKM Level 3 Skala Nasional
PPKM Akan Dihentikan,...
PPKM Akan Dihentikan, Masyarakat Jangan Euforia Berlebihan
Jawa-Bali PPKM Level...
Jawa-Bali PPKM Level 1 hingga 5 Desember 2022, Simak Aturan Lengkapnya
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang...
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 5 September 2022, Semua Daerah Level 1
Rekomendasi
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved