11 Juta Orang Diramalkan Wara Wiri ketika PPKM Level 3 Batal Diterapkan
Kamis, 09 Desember 2021 - 19:40 WIB
loading...
Pasca batalnya penerapan PPKM Level 3 skala nasional, diproyeksikan terjadi pergerakan mobilitas masyarakat hingga 7,1% atau setara dengan 11 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan survei selama 3 kali dalam rangka memproyeksikan kenaikan mobilitas di masa Libur Natal dan Tahun Baru 2022 atau Nataru. Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati menyatakan, pasca batalnya penerapan PPKM Level 3 skala nasional, diproyeksikan terjadi pergerakan mobilitas masyarakat hingga 7,1%.
“Kami di Kemenhub telah melakukan survei selama 3 kali yaitu di bulan Oktober November dan di bulan Desember khususnya setelah diumumkan pembatalan pemberlakuan PPKN level 3 di seluruh Indonesia dan diikuti oleh berbagai daerah,” kata Adita Irawati dalam konferensi Pers, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: PPKM Level 3 Nataru Batal, Bukan Berarti Bebas Pesta Tahun Baru
Adapun survei oleh Kemenhub ini diikuti oleh 49 ribu responden secara nasional dan dilakukan secara online di seuruh wilayah di Indonesia. Hasilnya memperlihatkan bahwa dengan batalnya PPKM Level 3 di seluruh Indonesia, masih terdapat potensi pergerakan
“Adapun wilayah yang paling banyak diikuti oleh responden adalah wilayah Jawa dan Bali. hasilnya memperlihatkan bahwa dengan dibatalkannya PPKM di seluruh Indonesia masih terdapat potensi pergerakan sebesar 7,1% atau sekitar 11 juta orang yang akan melakukan mobilitas atau melakukan perjalanan," paparnya.
“Kami di Kemenhub telah melakukan survei selama 3 kali yaitu di bulan Oktober November dan di bulan Desember khususnya setelah diumumkan pembatalan pemberlakuan PPKN level 3 di seluruh Indonesia dan diikuti oleh berbagai daerah,” kata Adita Irawati dalam konferensi Pers, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: PPKM Level 3 Nataru Batal, Bukan Berarti Bebas Pesta Tahun Baru
Adapun survei oleh Kemenhub ini diikuti oleh 49 ribu responden secara nasional dan dilakukan secara online di seuruh wilayah di Indonesia. Hasilnya memperlihatkan bahwa dengan batalnya PPKM Level 3 di seluruh Indonesia, masih terdapat potensi pergerakan
“Adapun wilayah yang paling banyak diikuti oleh responden adalah wilayah Jawa dan Bali. hasilnya memperlihatkan bahwa dengan dibatalkannya PPKM di seluruh Indonesia masih terdapat potensi pergerakan sebesar 7,1% atau sekitar 11 juta orang yang akan melakukan mobilitas atau melakukan perjalanan," paparnya.
Lihat Juga :