Kabar Baik! Tingkat Vaksinasi Covid RI Duduki Peringkat 7 Dunia
Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:52 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia secara kumulatif menempati peringkat ke tujuh terkait pemberian vaksinasi Covid-19 . Adapun peringkat utama diduduki oleh China, Amerika Serikat dan India.
"Indonesia termasuk 7 negara dengan kumulatif vaksin tertinggi di dunia, yaitu 91,11 juta dosis vaksin yang sudah diberikan," ungkap Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita secara virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Diskon PPnBM 100% Berakhir Agustus, Menperin Surati Sri Mulyani
Menurut dia pemerintah akan terus meningkatkan jumlah warga yang divaksinasi agar segera tercapai herd immunity. Hal itu sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sampai akhir tahun ini, kata dia, ditargetkan vaksinasi mencapai 28 juta penduduk," jelasnya.
Sri Mulyani juga menyatakan Indonesia telah memelewati puncak gelombang kedua Covid-19. Adapun kasus harian Covid-19 rata-rata mengalami penurunan sejak Juni-Agustus. "Sejak, Juni, Juli dan Agustus terlihat kasus harian rata rata di atas 50 ribu. Kita sudah melewati kasus Covid-19 pada gelombang kedua," kata dia.
"Indonesia termasuk 7 negara dengan kumulatif vaksin tertinggi di dunia, yaitu 91,11 juta dosis vaksin yang sudah diberikan," ungkap Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita secara virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Diskon PPnBM 100% Berakhir Agustus, Menperin Surati Sri Mulyani
Menurut dia pemerintah akan terus meningkatkan jumlah warga yang divaksinasi agar segera tercapai herd immunity. Hal itu sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sampai akhir tahun ini, kata dia, ditargetkan vaksinasi mencapai 28 juta penduduk," jelasnya.
Sri Mulyani juga menyatakan Indonesia telah memelewati puncak gelombang kedua Covid-19. Adapun kasus harian Covid-19 rata-rata mengalami penurunan sejak Juni-Agustus. "Sejak, Juni, Juli dan Agustus terlihat kasus harian rata rata di atas 50 ribu. Kita sudah melewati kasus Covid-19 pada gelombang kedua," kata dia.
Lihat Juga :