Bea Cukai Lakukan 14.038 Penindakan Terhadap Kegiatan Ilegal
Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:54 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan lewat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus melakukan penindakan terhadap kegiatan-kegiatan ilegal. Hingga Juli 2021, Bea Cukai telah melakukan sebanyak 14.038 penindakan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, mayoritas tindakan ilegal terjadi dari rokok . Angkanya sebanyak 41,20%.
Baca juga: Polisi Gadungan Ini Tipu Wanita Kenalanya Rp108 Juta
"Bea Cukai tidak hanya melihat dari cukai, kemudian bea masuk, bea keluar, banyak kegiatan-kegiatan ilegal yang menjadi perhatian. Terutama di bidang rokok, rokok ilegal, semakin tinggi tarifnya, semakin banyak insentif untuk para pelaku melakukan produksi rokok ilegal. 41% dari total kita melakukan penindakan adalah di bidang rokok ilegal," kata Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (26/8/2021).
Dari sisi penerimaan, Sri Mulyani melanjutkan, realisasi kepabeanan dan cukai tumbuh signifikan, sebesar 29,5% (yoy), mencapai Rp141,21 triliun didorong kinerja seluruh komponen penerimaan. Kinerja cukai tumbuh 18,2% (yoy) didorong pertumbuhan cukai hasil tembakau (CHT) dan efektivitas kebijakan dan pengawasan di bidang cukai.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, mayoritas tindakan ilegal terjadi dari rokok . Angkanya sebanyak 41,20%.
Baca juga: Polisi Gadungan Ini Tipu Wanita Kenalanya Rp108 Juta
"Bea Cukai tidak hanya melihat dari cukai, kemudian bea masuk, bea keluar, banyak kegiatan-kegiatan ilegal yang menjadi perhatian. Terutama di bidang rokok, rokok ilegal, semakin tinggi tarifnya, semakin banyak insentif untuk para pelaku melakukan produksi rokok ilegal. 41% dari total kita melakukan penindakan adalah di bidang rokok ilegal," kata Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (26/8/2021).
Dari sisi penerimaan, Sri Mulyani melanjutkan, realisasi kepabeanan dan cukai tumbuh signifikan, sebesar 29,5% (yoy), mencapai Rp141,21 triliun didorong kinerja seluruh komponen penerimaan. Kinerja cukai tumbuh 18,2% (yoy) didorong pertumbuhan cukai hasil tembakau (CHT) dan efektivitas kebijakan dan pengawasan di bidang cukai.
Lihat Juga :