Fintech Wagely Beri Solusi Keuangan ke Pekerja Terdampak Pandemi

Rabu, 08 September 2021 - 21:50 WIB
loading...
Fintech Wagely Beri...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Perusahaan finansial teknologi (fintech), Wagely, mengalami pertumbuhan pesat dalam kegiatan usahanya di Indonesia di tengah pandemi. Dalam kurun waktu 18 bulan, Wagely telah bermitra dengan lebih dari 60 perusahaan untuk menyalurkan layanan yang dikenal dengan istilah Earned Wage Access (akses upah instan) ke lebih dari 70.000 karyawan perusahaan tersebut. British American Tobacco, Adaro Energy, Ranch Market, Mustika Ratu dan Burgreens adalah beberapa perusahaan terkemuka yang telah menggunakan layanan Wagely.

Layanan Earned Wage Access (EWA) semakin diminati oleh banyak perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan ketahanan finansial para karyawannya yang terdampak di masa pandemi saat ini. Layanan serupa telah lebih dahulu populer digunakan oleh berbagai perusahaan di Amerika Serikat seperti Walmart, Kroger, Wayfair, Ibex Global serta banyak perusahaan dari berbagai sektor atau industri lainnya.

Baca Juga : Arahan Jokowi ke Sektor Perbankan, Minta Kredit UMKM Tembus 30%

Sebagai pionir penyedia layanan EWA di Indonesia, Wagely fokus mengembangkan solusi keuangan yang dapat membantu karyawan dalam mengatasi permasalahan finansial yang umum dihadapi para pekerja di Indonesia di era pandemi, khususnya mengenai keperluan terkait dana darurat untuk kebutuhan mendesak. Tidak sedikit karyawan yang terpaksa meminjam uang dari pinjaman online ilegal dan malah semakin memperburuk keadaannya akibat terlilit utang dengan bunga yang tidak wajar.

Co-Founder dan CEO Wagely, Tobias Fischer, menjelaskan komitmen Wagely di situasi sulit saat ini untuk mendukung upaya perusahaan di Indonesia dari sektor manapun untuk semakin peduli dengan kesulitan finansial karyawannya. Disaat bersamaan juga meningkatkan performa dan produktifitas karyawan dengan cara meningkatkan kesehatan dan ketahanan finansial para pekerja yang lebih baik dengan adanya layanan EWA dari Wagely.

“Secara psikologis, menurunnya performa dan produktifitas karyawan dapat cukup dipengaruhi oleh keadaan keuangan mereka. Keduanya akan berpengaruh bagi kelangsungan usaha dan profitabilitas perusahaan. Bisa dibayangkan, banyak perusahaan yang sudah bermasalah dari segi cashflow dan menurunnya daya beli konsumen yang mengakibatkan turunnya permintaaan barang atau jasa dan keuntungan perusahaan, tapi masih ditambah lagi dengan kinerja karyawan yang buruk,” kata Tobias dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (8/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Empat Tahun Berturut-turut,...
Empat Tahun Berturut-turut, Bibit.id Raih Penghargaan Kemenkeu
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Rekomendasi
Ini Rangkaian Kegiatan...
Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 Selama 5 Hari di SMA dan SMK
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved