Persiapan Bioskop Buka Lagi Sudah 75%, Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat

Jum'at, 10 September 2021 - 05:24 WIB
loading...
Persiapan Bioskop Buka...
Ketua GBSI itu menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat mutlak untuk memasuki area bioskop. Selain sterilisasi ruangan, serta penerapan protokol kesehatan. Foto/Isra Triansyah, SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Bioskop bakal segera beroperasi dalam waktu dekat, meski ada beberapa hal yang perlu dimatangkan terkait syarat Operasional yang diberikan pemerintah. Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syarifuddin yang juga menjelaskan, screning calon pengunjung dengan aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syaratnya.

Ketua GBSI itu menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat mutlak untuk memasuki area bioskop. Selain sterilisasi ruangan, serta penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga: Capek Nunggu, Pengusaha Bioskop Surati Luhut Minta Bisa Dibolehkan Beroperasi

Untuk kesiapan sendiri menurut Djonny tahapannya sudah mencapai 75%. Hanya saja mekanisme pelaksanaan aplikasi PeduliLindungi yang memang sedang dimatangkan.

"Belum kita nyatakan 100%, tapi masih 75%, terutama penerapan aplikasi PeduliLindungi harus dimatangkan benar, itu faktor yang penting untuk masuk bioskop," ujar Djonny kepada MNC Portal, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut Djonny menjelaskan bahwa membuka kembali bioskop terutama di tengah pandemi covid 19 seperti ini memerlukan waktu. Apalagi bioskop sempat ditinggal pengunjungnya dalam waktu yang cukup lama.

"Kalau membuka bioskop itu tidak bisa dadakan, kalau misalnya hari ini buka, ya belum bisa jalan, harus menunggu lima hari, kendalanya itu ruangan kita kan harus di strelisasi lagi, belum lagi nanti ada QR Code dari PeduliLindungi," tambahnya.

Baca Juga: Soal Pembukaan Bioskop pada 14 September, Ketua GPBSI: Tak Bisa Dadakan

Perlu adanya sedikit perbaikan, penerapan protokol kesehatan yang ketat, hal ini juga untuk kenyamanan para pengunjung. Selain itu Djonny menambahkan, pemerintah tidak akan segan menutup kembali bioskop, jika ditemukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

Terkait kapasitas, pihaknya sudah bernegosiasi dengan pemerintah dengan mengizinkan 50% dari jumlah kapasitas satu studio. "Kapasitas ita 50%, karena kalau 25%, itu pemilik film tidak mau masuk film, kita mau cari film dari mana," tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, GPBSI masih menunggu aturan terbaru terkait perizinan operasional bisokop pada 14 September mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Platinum Cineplex Ekspansi...
Platinum Cineplex Ekspansi Bisnis ke Kawasan BSD City
Hindari Penimbunan,...
Hindari Penimbunan, Ini Cara Beli Minyakita Rp14.000 per Liter
Beli Minyak Goreng Pakai...
Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Mendag Zulhas: Jangan Dibesar-besarkan!
Luhut Perpanjang Sosialisasi...
Luhut Perpanjang Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi
Ini Fakta Menarik Beli...
Ini Fakta Menarik Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi dan NIK
Alasan di Balik Beli...
Alasan di Balik Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi, Kemenko Marves: Belajar dari Pengalaman
Beda Kelas Indonesia...
Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab
Noda Hitam di Tengah...
Noda Hitam di Tengah Pandemi: Situs PeduliLindungi Disusupi Judi Online
Film Horor Indonesia...
Film Horor Indonesia Menjelajah Pasar Dunia, Pabrik Gula Tayang di Amerika
Rekomendasi
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Tanda Pasangan Sudah...
Tanda Pasangan Sudah Tak Cinta Lagi, Salah Satunya Tak Balas Chat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved