Rusak Mata Uang Turki, Presiden Erdogan Nyatakan Perang Melawan Kripto

Minggu, 19 September 2021 - 20:30 WIB
loading...
Rusak Mata Uang Turki,...
Presiden Recep Tayyip Erdogan nyatakan perang melawat kripto. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki sedang berperang melawan mata uang kripto . Pernyataan tersebut diucapkan Erdogan saat pertemuan dengan perwakilan pelajar dari 81 provinsi, yang bertempat di Kota Mersin, 900 km lebih dari Istanbul, pada Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Turki Disebut Frustrasi dengan Taliban, Enggan Akui Pemerintahannya

Larangan terhadap aset kripto tidak serta-merta membuat Erdogan menyingkirkan kemungkinan pembuatan aset digital. Erdogan mengaku tidak memiliki masalah dengan adanya aset digital, sejalan dengan pembuatan Lira digital (mata uang Lira digital) yang disiapkan Turki untuk merespons perubahan pasar.

Namun, peredaran kripto di Turki merupakan sebuah ancaman dan peperangan yang perlu dilawan.

"Kami tidak akan memberi mereka (kripto) fasilitas seperti itu (Lira digital). Karena kami akan melanjutkan perjalanan kami dengan uang kami, yang merupakan identitas fundamental kami terkait masalah ini," tuturnya, dilansir Bloomberg HT, Sabtu (18/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Rupiah Melemah Makin...
Rupiah Melemah Makin Dalam Diterpa Serangan AS ke Iran, Hari Ini Rp17.966/USD
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
Rekomendasi
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved