Perpanjangan PPnBM Mobil Baru 100% Dongkrak Penjualan, Tertinggi 40.833 Unit di Bulan Maret

Kamis, 23 September 2021 - 15:28 WIB
loading...
Perpanjangan PPnBM Mobil...
Relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) mobil 100% berhasil mendongkrak penjualan mobil secara nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) mobil 100% berhasil mendongkrak penjualan mobil secara nasional. Tidak hanya itu, bebas pajak mobil baru juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Doddy Widodo mengatakan, kebijakan ini meningkatkan daya beli masyarakat dan peningkatan ulitisasi industri otomotif dan sektor terkait lainnya.

"Dampak ekonomi program ini terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan volume penjualan kendaraan bermotor, penciptaan output/PDB, lapangan kerja, pendapatan rumah tangga, dan pendapatan negara. Kebijakan ini telah menjadi game changer di tengah pandemi yang dihadapi Indonesia saat ini," katanya saat membuka acara Diseminasi Analisis Dampak Insentif PPnBM DTP dan Sosialisasi PMK Nomor 120 Tahun 2021, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Diskon PPnBM Tingkatkan Penjualan Mobil hingga 38,5%

Menurut Doddy, berdasarkan realisasi PPnBM, nilai stimulus ekonomi yang timbul berkisar antara Rp22 triliun. Nilai ini didasarkan atas realisasi pembelian mobil pada rentang Maret-Mei 2021 dikalikan dengan harga jual mobil dengan perkiraan tengah.

“Dari perhitungan nilai stimulasi ekonomi ini disimulasikan dampaknya terhadap peningkatan Produk Domestik Bruto, kesempatan kerja, dan pendapatan rumah tangga,” ujarnya.

Menurut data Kemenperin, stimulasi dampak ekonomi PPnBM menciptakan tambahan output sebesar Rp 39 triliun, penciptaan tenaga kerja sebesar 183 Ribu kesempatan kerja, dan dampak peningkatan pendapatan rumah tangga sebesar Rp 6,6 triliun.

Angka ini meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020. Dimana nilai penjualan mobil secara agregat menghasilkan stimulus sebesar Rp 10 triliun, penciptaan lapangan pekerjaan sebesar 85 ribu, dan pendapatan rumah tangga sebesar Rp 3 triliun.

Baca Juga: Cek! Daftar Harga Mobil Honda Setelah Kena Diskon PPnBM 100%

Menurut dia, penjualan mobil sebelum pandemi mencapai 126.681 unit mobil. Bulan Maret 2019 penjualan mobil 46.544 unit dan terus menurun pada April dan Mei menjadi 40.000 unit dan 40.137 unit. Penurunan terendah terjadi pada April dan Mei 2020 dimana penjualan mencapai 9.426 dan 6.907 unit.

Setelah pemberlakukan program relaksasi PPnBM mulai Maret 2021, penjualan mobil yang masuk dalam skema relaksasi ini meningkat menjadi 99.370 unit. Lonjakan penjualan tertinggi terjadi pada bulan Maret 2021 dengan volume penjualan mencapai sekitar 40.833 unit.

“Kebijakan ini telah menjadi game changer di tengah pandemi yang dihadapi Indonesia saat ini. Dengan multiplier effect yang tinggi, maka kebijakan PPnBM DTP ini diperpanjang,” ujarnya.

Ketua Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan, kebijakan perpanjangan diskon PPnBM sangat berpengaruh bagi industri otomotif. Namun dia meminta, agar perpanjangan diumumkan jauh-jauh hari, sehingga industri bisa mengantisipasi lonjakan permintaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjualan Mobil Nasional...
Penjualan Mobil Nasional di 2026 Diproyeksi Capai 850.000 Unit
Penjualan Mobil Tokcer...
Penjualan Mobil Tokcer di Oktober, Pertanda Konsumsi Kelas Menengah RI Menggeliat
GIIAS 2025 Dibuka Hari...
GIIAS 2025 Dibuka Hari Ini, Pembuktian Industri Otomotif Masih Menyala
Daftar Mobil Hybrid...
Daftar Mobil Hybrid yang Bakal Kecipratan Insentif Diskon Pajak 3% Mulai 2025
Raih Laba Tebal, IPCC...
Raih Laba Tebal, IPCC Perkuat Kolaborasi dengan Pabrikan Mobil
Gaet Produsen EV Dunia,...
Gaet Produsen EV Dunia, Insentif PPnBM DTP dan Impor Kendaraan Listrik Diberikan hingga 2025
Merek China Mulai Kuasai...
Merek China Mulai Kuasai Pasar, Honda Nyaris Terlempar dari Daftar 10 Terlaris Nasional
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Inilah 5 Merek Mobil...
Inilah 5 Merek Mobil Paling Tidak Laku di Indonesia
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
Petinju yang Masuk Top...
Petinju yang Masuk Top 100 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved