Potensi Besar Bank Digital Bidik 75% Masyarakat Unbanked
Jum'at, 24 September 2021 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Pandu, under-bank seperti itu sekarang tinggal bagaimana mereka berinvestasi mewujudkan kebutuhan menabung dan akses kredit masyarakat. "Itu bahasa kerennya kan under-bank, bagaimana under-bank itu jadi bank-able, jadi sekarang yang dilakukan adalah berinvestasi menggunakan memang status-status bank baik yang Tbk maupun non Tbk di mana itu penggunaan teknologinya memberi akses lebih mudah untuk 3/4 masyarakat Indonesia untuk menabung ataupun akses kredit," tuturnya.
Prospek bank digital sendiri, kata Pandu, akan lebih berkembang jika mau bertumbuh atau berkolaborasi. Pasalnya, menilik sejarah di Amerika Serikat pada 10 tahun lalu, market capital-nya bertambah 100% pada saat ini.
"Jadi menurut saya, baik bank yang ada sekarang orang menyebutnya tradisional, kalau berkembang akan lebih baik. Di sisi lain, bank yang menggunakan akses financial technology juga akan bertumbuh dengan lebih baik lagi, karena marketnya kalau dulu 1/4 masyarakat Indonesia sekarang 100%," ujar dia.
Baca juga: Jokowi: Indonesia Peringkat ke-6 Dunia Vaksinasi Terbanyak
Senada, Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, ekosistem layanan bank digital yang mereka tawarkan memang punya target membantu para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Prospek bank digital sendiri, kata Pandu, akan lebih berkembang jika mau bertumbuh atau berkolaborasi. Pasalnya, menilik sejarah di Amerika Serikat pada 10 tahun lalu, market capital-nya bertambah 100% pada saat ini.
"Jadi menurut saya, baik bank yang ada sekarang orang menyebutnya tradisional, kalau berkembang akan lebih baik. Di sisi lain, bank yang menggunakan akses financial technology juga akan bertumbuh dengan lebih baik lagi, karena marketnya kalau dulu 1/4 masyarakat Indonesia sekarang 100%," ujar dia.
Baca juga: Jokowi: Indonesia Peringkat ke-6 Dunia Vaksinasi Terbanyak
Senada, Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, ekosistem layanan bank digital yang mereka tawarkan memang punya target membantu para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Lihat Juga :