Jualan dari Rumah Akan Jadi Kenormalan Baru
Senin, 01 Juni 2020 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, Own Media. Para pelaku bisnis memiliki website atau blog sendiri. Hal ini sudah sangat penting dalam era digitalisasi. "Pada umumnya masyarakat hanya mengandalkan media sosial, seperti Facebook atau Instragram. Saya kira sudah saatnya berubah dengan memiliki website sendiri," terangnya.
Ketiga, Shared Media. Dalam hal ini, konten pemasaran dan pesan-pesan pemasaran disebarkan melalui berbagai media, terutama media sosial. Keempat Earned Media. Dari semua pendekatan, Earned Media sifatnya paling otentik, karena menggunakan conversation contohnya YouTube. Namun untuk membangun hal itu tidaklah mudah.
Yuswohady menambahkan di masa pandemi Covid-19, sudah saatnya membangun digital aset. Karena setelah pandemi, bisnis digital akan menjadi permanen. Apalagi saat ini, konsumen sudah bermigrasi menggunakan aplikasi untuk memenuhi kebutuhannya.
"Kondisi new normal ini akan terjadi sampai akhir tahun. Saya memprediksi 80% penjualan dilakukan secara digital dan 20% secara offline. Dan ini akan permanen setelah kondisi new normal. Dan selling from home akan menjadi kenormalan baru," tutupnya.
Ketiga, Shared Media. Dalam hal ini, konten pemasaran dan pesan-pesan pemasaran disebarkan melalui berbagai media, terutama media sosial. Keempat Earned Media. Dari semua pendekatan, Earned Media sifatnya paling otentik, karena menggunakan conversation contohnya YouTube. Namun untuk membangun hal itu tidaklah mudah.
Yuswohady menambahkan di masa pandemi Covid-19, sudah saatnya membangun digital aset. Karena setelah pandemi, bisnis digital akan menjadi permanen. Apalagi saat ini, konsumen sudah bermigrasi menggunakan aplikasi untuk memenuhi kebutuhannya.
"Kondisi new normal ini akan terjadi sampai akhir tahun. Saya memprediksi 80% penjualan dilakukan secara digital dan 20% secara offline. Dan ini akan permanen setelah kondisi new normal. Dan selling from home akan menjadi kenormalan baru," tutupnya.
(bon)
Lihat Juga :