Menteri Teten: Jangan Lagi Impor Alat Kesehatan dan Pertanian!
Sabtu, 25 September 2021 - 22:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Teten, ekosistem untuk rantai pasok sudah dibangun sehingga untuk meningkatkan kapasitas produksi dan masuk skala ekonomi mereka harus melakukan integrasi. "UKM logam sudah bergabung dalam wadah koperasi. Ini sudah sesuai dengan visi dan program yang kita kembangkan," tuturnya.
Dengan berkoperasi, maka koperasi yang akan berhadapan dengan buyer, offtaker, BUMN, dan sebagainya.
"Oleh karena itu, yang akan kita perkuat adalah kelembagaan koperasi. Koperasi harus kuat modalnya karena menjadi pembeli pertama dari produk yang dihasilkan anggota," papar Teten.
Menurut Teten, di banyak negara, UMKM bisa berkembang dan scaling-up karena bermitra dengan usaha besar. Sementara di Indonesia kemitraan UMKM dengan usaha besar juga sudah diatur jelas dalam UU Cipta Kerja.
"Bahkan, banyak insentif yang bisa dinikmati usaha besar bila bermitra atau kerja sama dengan UMKM. Salah satunya terkait perpajakan dan upah pekerja," tuturnya.
Dengan berkoperasi, maka koperasi yang akan berhadapan dengan buyer, offtaker, BUMN, dan sebagainya.
"Oleh karena itu, yang akan kita perkuat adalah kelembagaan koperasi. Koperasi harus kuat modalnya karena menjadi pembeli pertama dari produk yang dihasilkan anggota," papar Teten.
Menurut Teten, di banyak negara, UMKM bisa berkembang dan scaling-up karena bermitra dengan usaha besar. Sementara di Indonesia kemitraan UMKM dengan usaha besar juga sudah diatur jelas dalam UU Cipta Kerja.
"Bahkan, banyak insentif yang bisa dinikmati usaha besar bila bermitra atau kerja sama dengan UMKM. Salah satunya terkait perpajakan dan upah pekerja," tuturnya.
Lihat Juga :