Amankan Aset Kelistrikan Senilai Rp350 Triliun, PLN Gandeng Jasindo

loading...
Amankan Aset Kelistrikan Senilai Rp350 Triliun, PLN Gandeng Jasindo
PLN menjalin kerja sama dengan Jasindo terkait jaminan asuransi aset operasional PLN Group yang nilainya mencapai ratusan triliun. Foto/Ist
JAKARTA - PT PLN (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terkait jaminan asuransi aset operasional PLN Group yang nilainya mencapai ratusan triliun.

Dalam hal ini, Asuransi Jasindo bertindak sebagai Leader Konsorsium dalam menjamin risiko ketenagalistrikan nasional yang terus dikembangkan oleh PLN.

Secara keseluruhan, total aset yang dijaminkan risikonya mencapai sekitar USD25 miliar atau setara Rp350 triliun. Terdiri dari gardu induk, saluran transmisi, hingga pembangkit termasuk di dalamnya pembangkit Energi Baru Terbarukan yang akan terus dikembangkan PLN.

Executive Vice President Manajemen Keuangan Aset PLN Dwi Hartono mengatakan, kerja sama strategis ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga operasinya dari risiko yang mungkin dihadapi di masa depan.



“Intinya dari suatu sistem manajemen risiko walaupun kami sudah melakukan mitigasi, tetap saja bisa terjadi suatu kerusakan terhadap peralatan yang kami miliki. Apalagi sebagian besar aset PLN merupakan obyek vital nasional. Untuk itu perlu ada satu pihak lain yang bisa meng-cover satu risiko tersebut, dalam hal ini adalah asuransi,” ujarnya melalui siaran pers, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Motor Listrik Kontroversial Ini Siap Jadi yang Tercepat di Dunia

Menurut dia, asuransi merupakan suatu praktik yang lumrah, terlebih untuk menjaga nilai aset yang dimiliki PLN. Dengan posisi Indonesia yang memiliki potensi tantangan termasuk ancaman terorisme maupun bencana alam, asuransi aset merupakan salah satu upaya yang mesti lebih diperhatikan.

Apalagi untuk menghadirkan infrastruktur kelistrikan secara nasional bukan perkara mudah, sehingga perlu diantisipasi risiko yang mungkin terjadi ke depan.

"Dalam menjalankan operasi, PLN selalu melakukan best practice dalam Operation & Maintenance serta melakukan segala mitigasi risiko atas operasional aset yang dimiliki," ungkapnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top