Luhut Targetkan Ekspor Bumbu Rempah Capai Rp28 Triliun di 2024

Senin, 27 September 2021 - 11:42 WIB
loading...
Luhut Targetkan Ekspor...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menargetkan ekspor bumbu rempah capai Rp28 triliun di 2024. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) sekaligus Ketua TIm Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan ekspor bumbu rempah hingga 2024 mencapai USD2 miliar atau sekitar Rp28 triliun.

"Kita optimis untuk menargetkan untuk ekspor bumbu rempah untuk 4.000 restoran yang ada di mancanegara hingga 2024," kata Menteri Luhut melalui konferensi virtual dalam Rakornas Kemenparekraf, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Ungkap Alasannya Perkarakan Haris Azhar dan Fatia

Menurut dia untuk mendorong ekspor produk rempah, Kemenparekraf bisa melakukan promosi ke luar negeri. Berbagai macam kolaborasi perlu didorong untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan program Indonesia Spice Up The World akan dimulai pada tahun ini dan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga 2024.

Ia menuturkan selama lima tahun ke belakang, terjadi tren positif terhadap ekspor bumbu atau rempah olahan Indonesia. Berdasarka laporan, rata-rata pertumbuhan sebesar 2,95 persen selama lima tahun terakhir, dan pada 2020 nilai ekspor tercatat sejumlah USD1,02 miliar atau Rp14 triliun.

Baca Juga: Luhut: Pemulihan Pariwisata Nasional Dimulai dari Pasar Domestik

Berbagai jenis bumbu dipromosikan adalah rendang, nasi goreng, sate, soto, gado-gado, serta bumbu pendukung lainnya seperti kecap manis dan kacang tanah. "Sementara rempah prioritas untuk ekspor adalah lada, pala, cengkeh, jahe, kayu manis, dan vanilla," kata Sandi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Berita Terkini
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved